Menteri PUPR: Pembangunan IKN, Termasuk Istana Negara Andalkan APBN Sampai 2024
:
0
EmitenNews.com - Pembangunan ibu kota negara (IKN) yang baru akan mengandalkan alokasi Anggaran Pembangunan dan Belanja Negara (APBN) hingga 2024. Khususnya untuk konstruksi gedung-gedung inti pemerintahan. Termasuk istana negara.
Kepada pers, di Hotel Bidakara, Jakarta, Sabtu (22/1/2022), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengatakan, dari total sekitar 256 ribu hektare areal, yang fokusnya 2021-2024 adalah di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). Itu yang akan disiapkan sampai tahun 2024, semua biaya pembangunan kawasan IKN itu dengan APBN.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memaparkan rencana selanjutnya dalam pembangunan IKN atau ibu kota baru di Kalimantan Timur, akan dimulai setelah mendapat instruksi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Termasuk soal alokasi anggaran.
"Sekarang ini belum ada anggaran untuk IKN. Jadi, belum bisa melakukan apa-apa. Kita persiapan saja," ujar Menteri Basuki Hadimuljono.
Sejauh ini, Basuki memastikan, anggarannya akan dicarikan terlebih dahulu, atau disiapkan oleh Kementerian Keuangan. “Kalau soal financing saya pasti ikuti yang disiapkan oleh Kementerian Keuangan."
Related News
Info Terbaru! Wahana Interfood (COCO) Gandeng PMI
BGN Gandeng JICA Kembangkan Pilot Shokuiku untuk Program MBG
Obituari Guruh Soekarnoputra: Maestro Orkestrasi Budaya Nusantara
Peduli Sosial, Upbit Lakukan Aksi Kemanusiaan di Flores dan Medan
Tolak Vonis Pengadilan Tinggi DKI, Nadiem Segera Ajukan Kasasi ke MA
Pemerintah-Banggar DPR Sepakati Asumsi RAPBN 2027, Ekonomi Tumbuh 6%





