EmitenNews.com - PT Merck Tbk. (MERK) menetapkan dividen tahun buku 2025 sebesar Rp275 per saham dengan total Rp123,2 miliar, sesuai hasil RUPST Senin, 25 Mei 2026.

“Kinerja Perseroan pada tahun 2025 dan kuartal I 2026 menjadi bukti komitmen kami dalam menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan melalui penguatan bisnis Healthcare, disiplin operasional, serta fokus untuk menghadirkan manfaat bagi lebih banyak masyarakat di Indonesia,” kata Evie Yulin, Presiden Direktur PT Merck Tbk.

Merck membukukan laba tahun berjalan 2025 sebesar Rp244 miliar, naik 59% dari Rp153 miliar. Dengan total dividen Rp123,2 miliar, payout ratio mencapai 50,49%.

Kemudian harga saham intraday Senin (25/5) MERK di Rp4.050, maka dividen final Rp275 diindikasikan bahwa yield 6,79%. 

Penjualan 2025 tercatat Rp1,2 triliun, naik 16% YoY. Laba usaha juga turut melonjak 66% menjadi Rp320 miliar.

“Di tengah dinamika industri yang terus berkembang, kami akan tetap berfokus untuk membangun bisnis yang adaptif, resilien, dan mampu tumbuh secara berkelanjutan. Perseroan berkomitmen untuk terus memberikan dampak positif bagi masyarakat dan ekosistem kesehatan di Indonesia,” ujar Evie Yulin.

Pada kuartal I 2026, penjualan emiten obat-obatan itu juga tumbuh 32% YoY didorong Healthcare dan ekspor. Laba usaha pun turut mengekor naik 380% YoY berkat adanya efisiensi biaya.