Mitratel (MTEL) Ungkap Bisnis Fiber Jadi Andalan baru Pendapatan
:
0
Salah satu menara milik Mitratel.
EmitenNews.com - Menghadapi tantangan dan persaingan di industri jasa telekomunikasi, PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) terus memacu pertumbuhan kinerja yang sehat dan berkelanjutan dengan memperkuat fundamental serta meningkatkan efisiensi. Perseroan juga beradaptasi dengan berbagai perkembangan teknologi terbaru untuk menjawab kebutuhan pasar.
Pertumbuhan kinerja tercermin dari pencapaian kuartal III-2024. Perseroan membukukan pendapatan Rp6,818 triliun, tumbuh 8,7% jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy).
Pertumbuhan pendapatan perusahaan didorong oleh adanya peningkatan alat produksi terutama pada pendapatan bisnis penyewaan menara, tumbuh 8,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Bisnis fiber optik membukukan pertumbuhan pendapatan 89,5% pada kurun waktu yang sama. Mitratel baru menggarap bisnis fiber optik terhitung sejak tahun 2022. Perseroan terus memacu pertumbuhan segmen bisnis ini, baik secara organik maupun anorganik dengan melakukan serangkaian akuisisi aset.
Kini, secara perlahan, bisnis fiber optik telah menjadi sumber pendapatan baru yang menjanjikan.
“Meski baru berkontribusi 4% dari total pendapatan, bisnis fiber optik terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Ke depan kami fokus mengembangkan bisnis ini, selain tetap meningkatkan market share di bisnis menara dan memacu penerapan teknologi mutakhir di seluruh lini bisnis,” kata Direktur Utama Mitratel Theodorus Ardi Hartoko, akrab disapa Teddy.
Pertumbuhan pendapatan sejalan dengan peningkatan kinerja operasional yang terlihat pada peningkatan jumlah menara, fiber optik, kolokasi dan penyewa (tenant). Angka tenancy ratio pun ikut membaik menjadi 1,51x jika dibandingkan tahun lalu pada periode yang sama sebesar 1,50x. Hal ini menunjukkan perseroan mampu mengoptimalkan aset dan berhasil
Related News
Sido Muncul (SIDO) Siap Bagikan Dividen Rp300 Miliar, Cek Jadwalnya
Kementerian PU Bersama PTPP Tangani 31 Titik Longsoran di Sumut
PTSN Raup Omzet Rp3,2T di Paruh Pertama 2026, PBV di Bawah 1 Kali
Presdir Emiten Sawit TAPG Divestasi 700 Ribu Saham, Total Rp1,33M
Songsong Dividen, 3 Pemegang Saham IMPC Borong Rp127 Miliar
SIDO Tebar Dividen Interim Rp300M, Jatah Investor Rp10 per Saham





