Moncer! Laba DKHH Melejit 243% di Kuartal III-2025
:
0
Salah satu Rumah Sakit Milik DKHH.
EmitenNews.com – PT Cipta Sarana Medika Tbk (DKHH), yang juga dikenal dengan DKH Hospitals, berhasil melanjutkan pertumbuhan kinerja positif di kuartal III 2025 seiring dengan strategi efisiensi yang dilakukan.
Manajemen DKHH optimistis target sepanjang tahun 2025 bisa terlampaui.
Sepanjang Januari-September 2025, laba bersih perseroan melesat 234% year on year (yoy) dari Rp2,04 miliar menjadi Rp6,82 miliar.
Meroketnya laba bersih ini membuat laba per saham perseroan ada di angka Rp993 per akhir September 2025.
“Kami bersyukur atas kepercayaan investor serta masyarakat terhadap perusahaan. Kami akan terus memperkuat posisi sebagai penyedia layanan kesehatan di wilayah underserved yang adaptif dan bertumbuh cepat, seperti yang tertuang dalam visi kami yaitu ‘Mewujudkan Indonesia Sehat’,” ujar Satria M. Wilis, Direktur Utama DKHH.
Pertumbuhan laba bersih yang signifikan di kuartal III 2025 tidak lepas dari penerapan strategi efisiensi jitu oleh manajemen DKHH.
Emiten yang mencatatkan saham perdananya (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Mei 2025 ini mampu menurunkan sejumlah beban di tengah terjadinya penurunan pendapatan.
Beban usaha perseroan menyusut dari Rp 24,81 miliar menjadi Rp 18,79 miliar akibat adanya penurunan beban penjualan dari Rp4,49 miliar menjadi separuhnya, yakni Rp2,13 miliar.
Beban umum dan administrasi pun berhasil ditekan dari Rp20,33 miliar menjadi Rp16,65 miliar per akhir September 2025.
Selain itu, beban keuangan perseroan juga berkurang dari Rp8,60 miliar menjadi Rp7,56 miliar. Penurunan beban-beban tersebut mengkompensasi pendapatan perseroan yang terkontraksi dari Rp113,28 miliar menjadi Rp110,91 miliar per September 2025.
Related News
INPS Buka Suara ke BEI Soal Ekuitas Negatif, Siapkan Rencana Ini
Sempat Tertunda, Waskita (WSKT) Akhirnya Lunasi Obligasi Rp722 M
Aset CSIS Tebal, Dividen Cair, dan Saham Terbang 27 Persen
Obligasi Chandra Asri (TPIA) Rp361,48 M Lunas, Pefindo Tarik Peringkat
TAMU Restrukturisasi Utang, Saham Lanjut ARA?
Perusahaan Afiliasi Grup Sinarmas Jadi Pengendali Baru KETR





