EmitenNews.com - MSCI Inc mengumumkan Annual Country Review 2026 untuk MSCI Frontier Emerging Markets Index pada Kamis, (13/8/2026). Hasilnya, tidak ada perubahan komposisi negara dalam indeks.

Bersamaan dengan itu MSCI Equity Indexes August 2026 Index Review juga telah keluar dan akan efektif pada penutupan 31 Agustus 2026.

Secara global, MSCI All Country World Index mencatat 55 saham masuk dan 92 saham keluar. Tiga saham terbesar yang masuk MSCI Emerging Markets Index adalah Z.AI Co H (China), Nanya Technology (Taiwan) dan Guangdong Dtech Technology A (China).

Dalam pengumuman resmi yang terbit Rabu pukul 21:43 GMT waktu setempat, MSCI menekankan, "Tidak akan ada perubahan pada daftar negara Emerging Markets yang saat ini termasuk dalam MSCI Frontier Emerging Markets Index sebagai hasil dari review ini."

Dengan hasil ini, Indonesia dipastikan masih bertahan di jajaran Bursa Berkembang atau Emerging Market. Di level saham, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) terdepak dari Global Standard, sementara PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) terdegradasi ke Small Cap.

Keputusan final terkait kemungkinan ada/tidak adanya downgrade ke Bursa Perintis atau Frontier Market baru akan kembali ditelaah MSCI pada November 2026 mendatang bagi Bursa Indonesia.

Senada hasil tersebut, Liza Camelia Suryanata Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia sebelumnya menilai Indonesia masih berada dalam masa pengujian.

"Checkpoint terpenting untuk isu downgrade ke Frontier baru pada November 2026. MSCI kemungkinan tidak memberi Indonesia 'all clear', tetapi juga belum menjatuhkan vonis—Indonesia masih berada dalam masa probation," ucap Liza dikutip Kamis (13/8).