EmitenNews.com - Indeks harga saham Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo, Jepang, menguat pada pembukaan perdagangan Senin (28/9/2026). Penguatan indeks saham acuan tersebut dipicu oleh penguatan saham sektor kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan semikonduktor, mengikuti jejak Wall Street.

Indeks Nikkei memulai sesi di level 66.505,94, naik 141,74 poin dari penutupan akhir pekan sebelumnya. Penguatan sempat meluas hingga melonjak lebih dari 500 poin pada sesi pagi, sehingga indeks diperdagangkan di kisaran pertengahan level 66.000.

Pergerakan positif pasar Tokyo terdorong oleh reli bursa saham Amerika Serikat serta kenaikan Indeks Semikonduktor Philadelphia (SOX) sebesar 1,41 persen pada akhir pekan lalu. "Kombinasi sentimen positif dari reli saham AS dan arus masuk yang menargetkan pengambilan dividen berkontribusi pada kenaikan pagi itu," bunyi laporan Trading Economics mengutip Reuters pada Senin (28/9/2026).

Pihak bursa mencatat hari ini merupakan hari terakhir penyelesaian akhir bulan, di mana aksi beli investor yang mengincar hak dividen interim memberikan dorongan tambahan bagi pergerakan indeks.

Di pasar reguler, penguatan signifikan dicatatkan oleh emiten teknologi dan chip seperti Advantest dan SoftBank Group, sementara Tokyo Electron dan Toyota Motor menguat tipis. Di sisi lain, saham berbobot besar seperti Sony Group dan Fast Retailing bergerak sedikit melemah.

Penguatan tajam indeks Nikkei dan saham sektor teknologi regional ini menjadi sentimen positif bagi pasar saham Asia, termasuk memberikan sinyal optimisme bagi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan emiten sektor teknologi di Indonesia.(*)