OIKN Sebut Ketertarikan Investor Asing Masuk Sektor Properti di IKN
:
0
Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengungkapkan minat sejumlah investor asing dari Jepang hingga Korea Selatan untuk masuk dan berinvestasi di sektor properti di Nusantara, Kalimantan Timur.
EmitenNews.com - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengungkapkan minat sejumlah investor asing dari Jepang hingga Korea Selatan untuk masuk dan berinvestasi di sektor properti di Nusantara, Kalimantan Timur.
Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN Agung Wicaksono mengatakan bahwa total letter of intent (LOI) yang masuk sejauh ini sebanyak 475. Setelah OIKN melakukan evaluasi, dari 475 itu ada 263 LOI yang betul-betul minat investasi di IKN.
"Dari 263 tadi, kita evaluasi sekitar 45 investor sudah melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking kemarin, dan sekarang dalam proses yang tadi disebut ada sekitar 60 investor, di mana 60 investor yang sebagian diundang oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sekaligus Plt Kepala OIKN Bapak Basuki Hadimuljono pada Kamis 8 Agustus 2024 .
Betul, di situ ada investor asing. Ada, kalau tidak salah ada 4 atau 5 investor kemarin. Nanti tunggu tanggal mainnya kalau siapa aja, tapi negara-negaranya ada Jepang, Tiongkok, Korea, Rusia, dan Australia," ujar Agung di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur pada Jumat.
Sebagian dari investor tersebut, lanjutnya, sudah langsung melakukan penandatanganan letter of confirmation.
"Kemarin dalam pembahasan yang dipimpin langsung oleh Bapak Plt Kepala OIKN, sebagian itu sudah langsung tanda tangan, sudah confirm karena kita tawarkan lahannya di sini, iya confirm. Nanti tunggu tanggal mainnya, setelah konfirmasi ada tahapan-tahapannya sampai nanti groundbreaking atau sampai perjanjian kerja sama (PKS), tapi ada dari negara-negara itu," kata Agung.(*)
Related News
Tren Positif Hubungan RI-Rusia, Nilai Perdagangan Capai USD4,8 Miliar
Kecelakaan Bus Maut di Sumsel, Korban Tewas Jadi 19 Orang
Ada Heri Black dalam Kasus Korupsi Bea Cukai yang Ditangani KPK
Siapkan CNG Pengganti LPG, Pemerintah Rumuskan Standar Keselamatan
Stok Beras 5,3 Juta Ton di Gudang Bulog, Anggota DPR Soroti Bahaya Ini
Jakarta Job Fair 2026, Ribuan Loker yang Juga Bisa Diakses Disabilitas





