Info Terbaru Emiten Prajogo, Diam-Diam TPIA Serok 13 Juta Saham Prodia
:
0
Chandra Asri (TPIA) dilaporkan menggengam kepemilikan saham di Prodia Widyahusada (PRDA) dalam data kepemilikan saham di atas 1% KSEI periode 30 April 2026
EmitenNews.com - Emiten petrokimia milik konglomerat Prajogo Pangestu, Chandra Asri Pacific (TPIA), diam-diam tercatat menjadi pemegang saham PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA).
Berdasarkan data kepemilikan saham di atas 1% milik Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per 30 April 2026, TPIA tercatat menggenggam 13,89 juta saham PRDA atau setara 1,48%.
Menariknya, kemunculan nama TPIA sebagai pemegang saham PRDA terjadi tanpa banyak sorotan pasar. Pada data KSEI periode 31 Maret 2026, nama Chandra Asri bahkan belum tercantum dalam daftar pemegang saham di atas 1%.
Belum diketahui secara pasti kapan TPIA mulai mengoleksi saham emiten layanan kesehatan tersebut. Hingga kini juga belum ada keterbukaan resmi baik dari manajemen Prodia maupun Chandra Asri terkait transaksi tersebut.
Perpindahan saham ini mungkin memunculkan tanda tanya. Umumnya transaksi perpindahan kepemilikan saham akan disertai laporan keterbukaan informasi.
Berdasarkan penelusuran dokumen keterbukaan informasi terakhir, PRDA tercatat hanya menyampaikan laporan perubahan kepemilikan saham pada 30 Maret 2026 terkait aksi jual Bio Majesty Pte Ltd.
Investor asal Singapura itu diketahui melepas 28,12 juta saham PRDA di harga Rp2.430 per saham pada 26 Maret 2026, sehingga kepemilikannya turun dari 15% menjadi 12%.
Belum dapat dipastikan apakah sebagian saham yang dilepas Bio Majesty tersebut kemudian diserap oleh TPIA.
Sebelumnya, salah satu emiten milik Prajogo Pangestu yaitu PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) dilaporkan mengambilalih 57,5% saham PT ELPI Trans Cargo dari PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI). Transaksi akuisisi melalui anak usaha PT Chandra Shipping International telah terlaksana pada 8 Mei 2026.
PT ELPI Trans Cargo (ETC) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang non offshore, khususnya jasa pengangkutan logistik dan kargo, dengan mengutamakan armada tug & barge dan bulk carrier.
Related News
WINE Putuskan Penyaluran Dividen 24 Persen Laba
Dato’ Sri Tahir Divestasi Saham MPRO, Tambah Free Float?
Hari ini, MBMA Mulai Eksekusi Buyback Rp1,46 Triliun
HGII Bagi Dividen, Cum Date 22 Juni 2026
BUKA Belum Tentukan Dirut Definitif, Tunjuk Eks Kapolri Jadi Komut
Nusantara Sawit (NSSS) Tebar Dividen Final Rp5/Saham, Ini Jadwalnya





