OJK Tanggapi Usulan Dasco Bikin Rating Pasar Modal Sendiri
:
0
Potret Jeffrey Hendrik (Direktur Utama BEI) & Hasan Fawzi (Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK). Foto: EmitenNews/Akhmad Jiharka.
EmitenNews.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan suaranya terkait usulan pembuatan pemeringkatan pasar modal Indonesia secara mandiri yang dilontarkan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi menyatakan pihaknya menyambut baik usulan tersebut dan akan melakukan koordinasi lebih lanjut.
"Untuk hal yang spesifik seperti yang ditanyakan, nanti pada waktunya kami akan koordinasi lebih lanjut ya," ujar Hasan di Gedung BEI, Jakarta, Senin (26/10/2026).
Menurut Hasan, dukungan dari berbagai pihak termasuk legislatif akan memperkuat kondisi pasar modal nasional.
"Kami tentu selalu menyambut baik ya dukungan yang diberikan dan koordinasi yang baik selama ini. Hal-hal yang positif yang diberikan tentukan akan menguatkan terus kondisi pasar modal kita," pungkasnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mendorong Indonesia untuk menyusun rating pasar modalnya sendiri. Hal itu ia sampaikan melalui unggahan di akun Instagram resmi @sufmi_dasco pada Sabtu (24/10/2026).
"Di Bursa kita, bersama akan kita buat dan tentukan rating kita sendiri. Kita bersatu, bergerak dan berjuang. Menuju Bangsa Pemenang!" tulis Dasco.
Usulan tersebut muncul di tengah ancaman penurunan kelas pasar modal Indonesia. MSCI pada Jumat (16/10/2026) mengumumkan opsi untuk menurunkan status Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.
Keputusan tersebut masih dalam tahap konsultasi dengan pelaku pasar dan keputusan final akan diumumkan paling lambat 30 Juni 2027.
Dalam pengumumannya, MSCI menyebut potensi penurunan status dipicu kekhawatiran berkelanjutan terkait aksesibilitas investasi dan tata kelola pasar saham Indonesia.
Related News
PSKT Umumkan Rencana Buyback Rp5 Miliar, Mulai Besok hingga 2027
Pendapatan Melorot, Laba PTMR Meroket 184 Persen
Jaga Stabilitas Nilai Perusahaan, PTBA Kaji Buyback Saham
Tuntaskan Akuisisi Mount Margaret, Saham BUMI Bangkit
Laba dan Pendapatan RGAS Kuartal III Kompak Melorot
Peringkat Diafirmasi BBB-, TBIG Siap Bidik Ekspansi 5G





