Optimistis Kinerja Keuangan Kuartal III, Indeks Saham Asia Ditutup Menguat

EmitenNews.com - Di tengah kekhawatiran terhadap tekana inflasi, pengetatatn kebijakan moneyer oleh bank sentral serta sinyal perlambatan pemulihan ekonomi, indeks saham di Asia Selasa (19/10) sore ini ditutup naik. Pendorongnya adalah optimisme pelaku pasar atas kinerja laporan keuangan 3Q21.
"Rilis laporan keuangan di AS yang mayoritas keluar lebih baik dari ekspektasi sejauh ini berhasil mengurangi kekhawatiran bahwa laba korporasi akan terdampak secara negatif oleh lonjakan inflasi, krisis energi serta segera berakhirnya era suku bunga rendah," ulas analis Phillip Sekuritas, Dustin Dana Pramitha.
Investor mengabaikan berita bahwa Korea Utara meluncurkan peluru kendali (rudal) ke arah laut.
Rasa takut atas penularan (contagion) masalah utang perusahaan pengembang properti China Evergrande pun mulai surut setelah sejumlah perusahaan pengembang properti lain berhasil melakukan pembayaran kupon obligasi minggu ini. "Ditambah lagi dengan pernyataan Pemerintah Tiongtkok bahwa situasi saat ini masih terkendali (under control)," tambah Dustin.
Dari sisi makroekonomi, naskah pertemuan kebijakan bank sentral Australia (RBA Meeting Minutes) pada bulan Oktober ini memperlihatkan RBA berharap ekonomi Australia kembali ke jalur pertumbuhan pada 4Q21 dan berada di level sebelum pemunculan varian Delta virus COVID-19 di Semester II 2022.
Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan BI7DRRR di 3.5% selama 8 bulan beruntun. BI mengatakan kebijakan ini sejalan dengan kebutuhan untuk mendukung pemulihan ekonomi dan pada saat yang sama untuk menstabilkan kurs USD/IDR.
Statistik
IHSG: 6,656.00 | -2.77 poin |(-0.04%)
Volume (Shares) : 24.3 Billion
Total Value (IDR) : 13.9 Trillion
Market Cap (IDR) : 8,195.7 Trillion
Foreign Net BUY (RG): IDR 654.1 Billion
Saham naik : 247
Saham turun : 262
Sektor Penekan Indeks:
Teknologi : -142.10 poin
Energi : -6.24 poin
Properti & Real Estat : -3.55 poin
Top Gainers:
IBST : 7,750| +950| +13.97%
ARTO : 13,825| +400| +2.98%
MASA : 4,900| +310| +6.75%
FISH : 9,000| +250| +2.86%
BBHI : 4,830| +240| +5.23%
Top Losers:
UNTR : 25,650| -650| -2.47%
EDGE : 24,875| -500| -1.97%
JECC : 6,300| -450| -6.67%
LIFE : 5,575| -400| -6.69%
BYAN : 27,700| -350| -1.25%.(fj)
Related News

OP Pangan Murah Salurkan 2.853 Ton Komoditas Selama Ramadan

Maanfaatkan Pasar Mamin, ITPC Meksiko Fasilitasi Business Matching

Malaysia Cabut Bea Masuk Anti Dumping Serat Selulosa Asal Indonesia

PLN Pertahankan Status Siaga Kelistrikan Hingga 11 April

Kemenperin Rilis Peta Jalan Hilirisasi untuk Pacu Swasembada Aspal

Investasi Tembus Rp206 Triliun, Industri Agro Serap 9,3 Juta Naker