EmitenNews.com - Rampung sudah pembangunan pabrik sel baterai kendaraan listrik berkapasitas 6,9 gigawatt hour (GWh) per tahun di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Pabrik sel baterai tersebut dikembangkan oleh PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB). Jumlah tenaga kerja yang akan diserap saat pabrik tersebut mulai beroperasi mencapai kurang lebih 3 ribu pekerja.

Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Ahmad Erani Yustika mengungkapkan hal tersebut kepada pers, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (21/8/2026).

"Insyaallah, peresmiannya tinggal tunggu jadwal Pak Presiden Prabowo Subianto," ujar Ahmad Erani Yustika.

PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB) merupakan perusahaan patungan antara Indonesia Battery Corporation (IBC) dan konsorsium CATL-Brunp-Lygend (CBL). Berlokasi di Karawang pabrik tersebut menjadi bagian penting dalam pengembangan industri baterai kendaraan listrik nasional.

Bagusnya, Erani menyampaikan bahwa pabrik tersebut sudah mulai beroperasi secara bertahap. "Sudah mulai beroperasi, walaupun mungkin masih bertahap, ya. Tapi sudah mulai beroperasi."

Seperti sudah ditulis, Presiden Prabowo Subianto meletakkan batu pertama (groundbreaking) pembangunan proyek Ekosistem Industri Baterai Kendaraan Listrik Terintegrasi Konsorsium Antam-IBC-CBL di Kawasan Artha Industrial Hills (AIH) di Karawang, Jawa Barat, Minggu (29/6/2025).

Pada awal Februari 2026, Director of Corporate Public Affair PT CATIB Bayu Hermawan menyampaikan pengembangan pabrik baterai EV itu berkapasitas 6,9 GWh dengan nilai investasi kurang lebih Rp7 triliun.

Bayu Hermawan mengungkapkan, komitmen untuk menjadi perusahaan yang ramah lingkungan juga. Hal itu diwujudkan melalui penggunaan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan kapasitas 18 MWh dalam kegiatan operasionalnya. ***