Pantau Vaksinasi Covid-19 Serentak di 12 Provinsi, Presiden Tekankan Percepatan Booster
:
0
EmitenNews.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memantau secara virtual vaksinasi Covid-19 serentak di 12 provinsi. Ini bagian dari kunci pengendalian pandemi Covid-19, terutama di tengah jumlah kasus varian Omicron yang terus meningkat. Presiden meminta percepatan vaksinasi baik suntikan kedua maupun dosis penguat (booster).
"Kunci dalam pengendalian Cocid-19 saat ini, utamanya varian Omicron ada dua. Pertama, kecepatan vaksinasi baik vaksinasi suntikan kedua maupun suntikan penguat atau booster," kata Presiden Jokowi saat meninjau pelaksanaan vaksinasi secara virtual di 12 Provinsi, Kamis (17/2/2022).
Presiden Jokowi menjelaskan selain percepatan vaksinasi, penerapan protokol kesehatan menjadi kunci dalam pengendalian jumlah kasus aktif Covid-19. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini, mengingatkan kembali kepada masyarakat agar taat pada protokol kesehatan, terutama pemakaian masker.
"Kembali saya sampaikan kepada masyarakat mengenai pentingnya protokol kesehatan, utamanya pemakaian masker. Ini penting, diulang-ulang agar seluruh masyarakat taat pada protokol kesehatan," kata Presiden.
Pelaksanaan vaksinasi serentak dilaksanakan di 12 provinsi di 5.086 titik. Antara lain, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Semarang, Kota Semarang, Provinsi Aceh, Provinsi Papua Barat, Provinsi Maluku Utara, dan Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa sasaran peserta vaksinasi serentak mencapai 1.100.656 orang yang diberikan sebagai dosis satu dan dua terhadap tenaga pendidik, lansia, anak usia 5-11 tahun, anak usia 12-17 tahun, dan masyarakat umum. Dosis ketiga, atau booster ditargetkan dapat menyasar 264.611 orang. ***
Related News
Potongan Dipangkas, Grab Pertimbangkan Ubah Model Bisnisnya
BFIN Beber Kronologi Upaya Penarikan Mobil Konsumen
Kasus LNG, Hakim Ungkap Ada Eks Dirut Pertamina di Balik Rugi Rp1,77T
APPRI Rilis Survei PR 2026, Industri Masuk Fase Transisi Strategis
Kasus Pengadaan LNG, Vonis 4,6 Tahun Untuk Eks Direktur Pertamina Ini
Indonesia Masih Tujuan Favorit Wisatawan, Turis Malaysia Mendominasi





