EmitenNews.com - PT Cipta Perdana Lancar Tbk (PART) resmi menjajaki sektor pengelolaan sampah. Perseroan berkolaborasi dengan PT Enviro Mas Sejahtera mengembangkan mesin pengolah sampah organik cepat bernama SOMYA, yang memadukan teknologi lingkungan dan kemampuan manufaktur.

Manajemen PART juga menyampaikan, pengembangan SOMYA mempertemukan kapabilitas PT Enviro Mas Sejahtera dan PART dalam menghadirkan solusi pengolahan sampah organic rumah tangga dari hulu sehingga permasalahan sampah dapat teratasi dan tidak sampai menyebabkan overload di tempat pembuangan sampah akhir.

“Sinergi tersebut membuka ruang bagi pengembangan produk, peningkatan kemampuan produksi, dan penjajakan pasar di sektor industri maupun fasilitas pengelolaan sampah daerah,” tulis manajemen dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10).

Untuk diketahui, 70 persen sampah rumah tangga yang dibuang ke TPS di antaranya merupakan sampah organik yang dapat membusuk. Dampaknya, sampah yang telah membusuk itu dapat menimbulkan polusi udara (batu), polusi tanah dan air, hingga mengeluarkan gas metana.

“SOMYA memberikan solusi dengan menyelesaikan pengolahan limbah organik di hulu (rumah tangga), mengolah dan merubah sampah organik menjadi kompos. Somya dapat mengolah sampah organik dengan cepat menjadi kompos dengan waktu 8 jam, dan menyusutkan sampah organik sampai dengan 95% (dengan menghilangkan kandungan air sampah organik),” tutur manajemen.

Wali Kota Tangerang Tinjau SOMYA

Mengetahui teknologi tersebut, Wali Kota Tangerang, Sachrudin meninjau secara langsung produk SOMYA untuk mengenal teknologi, fungsi, dan potensi penerapannya dalam mendukung pengelolaan sampah perkotaan.

Kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan pengembangan produk serta memahami kebutuhan pengelolaan sampah di tingkat daerah.

Sebelumnya, perseroan juga telah menjual mesin SOMYA kepada beberapa klien, baik secara individu maupun perusahaan dengan total 20 unit.

“Bagi PART, pengembangan SOMYA sejalan dengan arah diversifikasi usaha melalui pemanfaatan kemampuan manufaktur untuk memproduksi mesin dan peralatan industri non-otomotif. Perseroan terus menjalankan bisnis komponen otomotif roda dua dan roda empat, sekaligus memperluas peluang pertumbuhan melalui portofolio produk yang lebih beragam,” ungkap manajemen.