Pefindo Tegaskan Peringkat Obligasi Wijaya Karya (WIKA) Tetap Negatif idBBB

EmitenNews.com - PEFINDO menegaskan peringkat idBBB kepada PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) dan Obligasi Berkelanjutan (SR), outlook tetap negatif. Kami juga menegaskan peringkat SR Sukuk Mudharabah WIKA di idBBB(sy).
PEFINDO dalam rilisnya menyebutkan bahwa Outlook Negatif mencerminkan pandangan kami terhadap risiko refinancing WIKA yang meningkat karena posisi standstill untuk memenuhi kewajiban bank, fleksibilitas keuangan yang lebih terbatas dipicu oleh profil keuangan yang lebih lemah dan sentimen pasar yang negatif terhadap sektor konstruksi.
Peringkat tersebut mencerminkan posisi pasar WIKA yang kuat di industri konstruksi nasional dan sumber pendapatan yang terdiversifikasi. Peringkat dibatasi oleh profil likuiditas yang lemah, risiko ekspansi sebelumnya, dan lingkungan bisnis yang bergejolak.
Ketidakmampuan Perusahaan dalam mengatasi kinerja operasional yang lemah dan masalah likuiditas dalam waktu dekat dapat berdampak pada penurunan peringkat lebih jauh.
Peringkat juga dapat diturunkan jika WIKA tidak dapat memenuhi kupon dan pokok obligasi yang akan jatuh tempo dalam jangka dekat. Namun, kami dapat merevisi outlook menjadi stabil jika WIKA secara signifikan meningkatkan kinerja bisnis dan indikator keuangan serta menghasilkan arus kas yang lebih kuat secara berkelanjutan.
Didirikan pada tahun 1961, WIKA merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terbesar di bidang konstruksi di Indonesia. Perusahaan mencakup segmeninvestasi, realti & properti, infrastruktur & gedung, energi & industrial plant, dan industri. Per 31 Maret 2023, pemegang sahamnya adalah Pemerintah Indonesia (65,05%) dan publik (34,95%).
Related News

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG

Laba Tumbuh Moderat, 2024 Pendapatan BELL Sentuh Rp585 Miliar

Pendapatan Drop, DILD 2024 Tabulasi Laba Rp174,76 MiliarĀ

Melambung 295 Persen, WIFI 2024 Gulung Laba Rp231 Miliar

Laba dan Pendapatan Tumbuh, Ini Kinerja GOLF 2024