EmitenNews.com - Waskita Karya (WSKT) mulai bisa bernapas lega. Salah satu seteru perseroan di meja Pengadilan Niaga, Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat (Jakpus) mencabut tuntutan. Ya, PT Nugroho Abadi Konstruksindo mencabut permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) kepada perseroan.
Permohonan pencabutan PKPU tersebut telah disetujui oleh majelis hakim. Persetujuan majelis hakim dikukuhkan dalam sidang lanjutan pada 6 Februari 2024 dengan nomor perkara 391/Pdt.Sus-PKPU/2023/PN.Jkt.Pst.
Pada lanjutan proses persidangan permohonan PKPU dengan Nomor Perkara 391 terhadap perseroan itu, dihadiri pihak kuasa pemohon (Mewakili Nugroho Abadi Konstruksindo), dan pihak kuasa termohon (Mewakili perseroan) dengan agenda pemeriksaan saksi fakta dari termohon.
”Dapat kami sampaikan dengan adanya pengajuan permohonan PKPU tersebut, tidak memiliki dampak signifikan terhadap kegiatan operasional, dan kondisi keuangan perseroan. Singkatnya, operasional perseroan berjalan normal,” tutur Muhammad Hanugroho, President Director Waskita Karya.
Tuntutan PKPU PT Nugroho Abadi mengenai permintaan pelunasan utang senilai Rp5,97 miliar. Penggugat, salah satu vendor proyek pembangunan Jalan Tol Prabumulih-Muara Enim Zona 7, dan Proyek Pembangunan Transmisi 500 KV Muara Enim-New Duri Paket 3 Zona 3, 4 dan 5. (*)
Related News
INPS Buka Suara ke BEI Soal Ekuitas Negatif, Siapkan Rencana Ini
Sempat Tertunda, Waskita (WSKT) Akhirnya Lunasi Obligasi Rp722 M
Aset CSIS Tebal, Dividen Cair, dan Saham Terbang 27 Persen
Obligasi Chandra Asri (TPIA) Rp361,48 M Lunas, Pefindo Tarik Peringkat
TAMU Restrukturisasi Utang, Saham Lanjut ARA?
Perusahaan Afiliasi Grup Sinarmas Jadi Pengendali Baru KETR





