Pengolah Aspal (SOLA) Gelar Book Building Rp100-110 per Saham
Dua pekerja di pabrik pengolahan aspal milik PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA)
EmitenNews.com - PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA) berencana akan melakukan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) sebanyak 6.562.500 saham setara dengan 20 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh pada nilai nominal Rp20 per lembar.
Dalam prospektus e-ipo Selasa (16/4) perusahaan Perdagangan Aspal, Industri Pengolahan Aspal dan Jasa Konstruksi tersebut mulai menggelar penawaran awal atau book building pada 16 hingga 19 April 2024 dengan harga kisaran Rp 100 - Rp 110 per lembar saham.
Pemegang merek dagang Xolabit dan Xolare ini bakal meraup dana sekitar Rp65,625 miliar hingga Rp72,187 miliar.
Bertindak sebagai penjamin pelaksana Efek UOB Kay Hian Sekuritas (AI).
Perseroan juga menawarkan kepada karyawan sebanyak 7,5 juta saham atau 0,29 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam program Management and Employee Stock Option Plan (“MESOP”).
Adapun harga pelaksanan MESOP tersebut sekurang-kurangnya 90 persen dari rata-rata harga penutupan saham Perseroan selama kurun waktu 25 hari bursa berturut-turut di pasar Reguler sebelum permohonan pencatatan dilakukan ke BEI.
Rencananya, dana hasil IPO senilai Rp48,273 miliar untuk setoran kepada 4 anak usaha. Selanjutnya dana itu digunakan untuk pengadaan mesin, pembelian bahan baku, perbaikan pabrik hingga biaya pemasaran.
Sedangkan sisa dana IPO untuk untuk pembelian persedian aspal, biaya operasional kantor, biaya pemasaran, pembayaran cicilan kendaraan opersional hingga gaji karyawan.
Perseroan dalam 10 bulan di 2023 mengantongi laba bersih sebesar Rp1,94 miliar. Sedangkan pendapatan Rp48,5 miliar.
Perseroan memiliki kegiatan usaha yang bergerak dibidang Perdagangan Aspal, Jasa Konstruksi dan Industri Pengolahan Aspal, baik dilakukan oleh Perseroan maupun Entitas Anak.
Jasa kontruksi yang dilakukan oleh Perseroan maupun Entitas Anak adalah layanan Rekayasa, Pengadaan & Konstruksi untuk Pembangkit Listrik Gas Uap dan biomasa, serta Jasa Konstruksi Mekanikal & Elektrikal dan Bangunan Industri & Perpipaan.
Sementara untuk kegiatan usaha Industri Pengolahan Aspal hanya dilakukan oleh Entitas Anak. Prinsip bisnis Perseroan adalah memberikan pelayanan yang terbaik bagi pelanggan, baik dalam kualitas produk, pemilihan produk, harga yang bersaing, dan ketepatan waktu pengiriman.
Related News
JSI Sinergi Mas Resmi Kuasai LAPD, Gelar Tender Wajib Rp84,2 Miliar
Pendapatan Lampaui Tahun Sebelumnya, Laba KIJA Naik Dua Digit di 2025
Jadi Buruan Investor, Obligasi RMKE Oversubscribed 2,7 Kali
JPFA Raup Laba Rp4 Triliun Pada 2025, Melonjak 32,89 Persen!
Timur Tengah Bergejolak, Garuda Indonesia Tangguhkan Rute Doha
WIKA Lepas 49 Persen Saham Hotel Indonesia Group ke Entitas Afiliasi





