Penjualan Q1-2026 HMSP Terpangkas Laba Malah Naik, Ini Pemicunya
:
0
PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP)
EmitenNews.com - PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) mencatat penjualan kuartal I 2026 (Q1-2026) sebesar Rp27,20 triliun, turun sekitar 5,49% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp28,78 triliun.
Berdasarkan catatan atas laporan keuangan HMSP, dikutip Rabu (29/4/2026), penurunan penjualan dipicu anjloknya penjualan ekspor kepada pihak berelasi, dari Rp558,64 miliar pada Q1-2025 menjadi Rp467,46 miliar di Q1-2026.
Untuk penjualan kepada pihak ketiga, HMSP mencatat kontribusi produk Sigaret kretek mesin meningkat dari Rp15,69 triliun menjadi Rp16,35 triliun. Sebaliknya untuk produk Sigaret kretek tangan turun menjadi Rp7,77 triliun dari sebelumnya Rp9,83 triliun.
HMSP melaporkan beban pokok penjualan yang juga turun yakni sekitar 6,53% dari Rp23,75 triliun menjadi Rp22,20 triliun, mencerminkan adanya efisiensi di sisi operasional.
Perseroan membukukan laba sebelum pajak penghasilan sebesar Rp2,64 triliun, naik sekitar 3,53% secara tahunan (yoy) dibanding Rp2,55 triliun pada periode yang sama tahun 2025.
Kinerja ini ditopang oleh efisiensi pada beban penjualan, beban umum & administrasi, beban keuangan, serta beban lain-lain, di tengah peningkatan penghasilan lain-lain.
Setelah dikurangi beban pajak sebesar Rp588,37 miliar, laba periode berjalan HMSP tercatat Rp2,05 triliun atau naik sekitar 6,77% dibanding Rp1,92 triliun pada kuartal I 2025. Seluruh laba tersebut diatribusikan kepada pemilik entitas induk.
Sejalan dengan itu, laba per saham meningkat dari Rp16 per saham menjadi Rp18 per saham.
Related News
Strategi PGE (PGEO), Dorong Peningkatan Produksi Listrik
Setelah J&T Cargo, Argo Pantes Amankan Kontrak Baru Rp48M Omya Group
Transformasi TelkomGroup Tunjukkan Hasil, Lihatlah Kinerja InfraNexia
IKBI Bakal Bagi Dividen Rp54,23 Miliar, Cek Jadwal Cum Date
BUMI Ungkap Perkembangan Terbaru Akusisi Perusahaan Tambang Australia
Pendapatan SOTS Naik Rugi Bersih Susut, Status Saham Masih HSC





