Perkuat Armada, CBRE Bidik Laba Bersih Tumbuh 30 Persen
Potret perhelatan Public Expose CBRE di Jakarta, Kamis (17/12).
EmitenNews.com - Cakra Buana Resources (CBRE) mematok pertumbuhan pendapatan, dan laba bersih minimal 30 persen secara tahunan alias year on year (yoy) pada 2026. Itu seiring transformasi bisnis perseroan ke sektor offshore, dan dukungan kontrak baru telah dikantongi.
Direktur Utama CBRE, Suminto H. Giman, dalam Public Expose CBRE di Jakarta, Kamis (17/12) menyampaikan target pertumbuhan tersebut ditopang oleh adanya underlying kontrak baru dengan pengguna besar memiliki kepentingan publik.
Dengan begitu, diharapkan mampu memperkuat fundamental perusahaan secara berlanjut. “Target kami minimal 30 persen year on year, baik untuk pendapatan maupun laba bersih. Ini didukung kontrak baru yang sudah berjalan,” ujar Suminto.
Untuk mendukung transformasi tersebut, perseroan juga menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) yang akan difokuskan pada penambahan armada offshore.
Realisasi penambahan armada direncanakan mulai semester I 2026, meski jenis armada masih belum dapat diungkapkan dan akan disampaikan melalui keterbukaan informasi ketika telah siap.
Adapun, CBRE juga mengalokasikan modal kerja yang sebagian bersumber dari penggunaan dana hasil aksi korporasi Rights Issue. Modal kerja tersebut akan digunakan untuk mendukung kebutuhan operasional seperti biaya bahan bakar (BPM) dan operational expenditure (opex).
Suminto menambahkan, meski perseroan belum memberikan proyeksi angka secara rinci, kontrak jangka panjang yang telah diperoleh dinilai cukup bagong yakni, senilai Rp4 triliun per 8 tahun untuk mengangkat kinerja ke depan, baik dari sisi pendapatan maupun EBITDA.
“Perusahaan tidak ingin menjanjikan sesuatu yang belum terlihat. Namun dengan variabel dan angka yang sudah kami publikasikan, investor bisa menilai sendiri prospek dan ukuran perusahaan ke depan,” tutur Suminto. (*)
Related News
SMRU Jelaskan Peran Kejaksaan Agung dalam Struktur Beneficial Owner
Terancam Delisting, Manajemen HOTL Tegaskan Iktikad Baik ke BEI
Gaspol EV! DRMA Pamer Baterai Lithium Lokal, Bidik Penjualan Rp6T
Porsi Kecil, Dirut DIVA Mulai Investasi Perdana Saham Saat Harga Drop
Harga Turun, Presdir SULI Lepas 25,6 Juta Saham Senilai Rp2,83 Miliar
Saham Dicaplok 76,42 Persen, PTMR Siapkan Aksi Baru Bernilai Jumbo!





