Perkuat Keandalan Perangkat Lunak, BRI (BBRI) Kembali Raih ISO/IEC/IEEE 29119
:
0
Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI Arga M. Nugraha. dok. BRI.
EmitenNews.com - Seiring perkembangan teknologi, beragam jenis pelayanan mulai beralih ke digital guna mempercepat serta mempermudah dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat. Untuk itu, kemampuan digital perlu dilengkapi dan didukung dengan perangkat lunak yang andal. Berkat keandalan perangkat lunaknya, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) kembali meraih ISO/IEC/IEEE 20119.
Hal tersebut yang terus diupayakan BRI melalui transformasi BRIVOLUTION 2.0 dengan tujuan mewujudkan visinya sebagai The Most Valuable Banking Group in South East Asia & Champion of Financial Inclusion pada tahun 2025. Salah satu buktinya itu, kembali mendapatkan sertifikasi ISO/IEC/IEEE 29119 untuk proses pengujian perangkat lunak.
Dalam rilis yang diterima Senin (12/2/2024), Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI Arga M. Nugraha menyampaikan bahwa transformasi digital BRI diimplementasikan sebagai pedoman dengan tiga fokus utama. BRI terus berupaya meningkatkan resiliensinya, fokus pada konsep open banking, serta memperkuat pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan pembelajaran mesin (machine learning) untuk mendorong transaksi dan layanan keuangan menjadi lebih mudah, cepat, terintegrasi, dan praktis.
"Transformasi BRIVOLUTION kami gunakan sebagai guideline menjawab tantangan digital dan IT. Karena kami sebagai unit punya strategi yang sama dan mendukung business goals yang sama pula. Sehingga bicara ke depan, kami coba formulasikan ada tiga hal tersebut yang menjadi fokus dalam jangka menengah," jelas Arga M. Nugraha
Pencapaian tersebut menegaskan komitmen BRI untuk menjaga standar tertinggi guna memastikan keandalan dan kualitas perangkat lunak yang digunakan. Keberhasilan ini mencerminkan langkah signifikan BRI sebagai pionir di Indonesia dalam menerapkan standar global di bidang pengujian perangkat lunak.
Related News
VIVA Sulap Utang Rp1,72T Jadi Saham, Neraca Berpotensi Lebih Sehat
Diatas Harga Pasar! PIS Lepas 10,07% Saham DOOH ke Investor Strategis
MBMA Buru Sumber Daya Baru, Pengeboran Tambang SCM Capai 41.289 Meter
MCOL Gelontor USD60 Ribu, Bor 39 Titik Eksplorasi Tambang MIP Q3 2026
MNC Vision (MSKY) Ungkap Perkembangan Terbaru PKPU Ascot Group
Saham HELI Dilego Avia Nusantara 9,2 Juta Lembar, Total Rp3,14 Miliar





