Perkuat Pengaruh! UBS Group Gulung 159,75 Juta Saham Charoen Pokphand (CPIN)

EmitenNews.com - UBS Group AG mempertebal porsi kepemilikan saham Charoen Pokphand Indonesia (CPIN). Itu ditunjukkan UBS AG dengan menjala 159.756.600 helai alias 159,75 juta eksemplar. Transaksi itu, telah dipatenkan pada Senin, 4 Desember 2023.
Menyusul pelaksanaan transaksi itu, timbunan saham UBS Group AG menjadi 1,04 miliar eksemplar alias 6,38 persen. Melesat 0,97 persen dari periode sebelum transaksi 887,15 juta helai. Tabungan saham sebanyak itu, setara dengan 5,41 persen. ”Transaksi untuk investasi atas nama klien,” tukas Florian Naef, Representatif of UBS Group AG APAC Head of Group Shareholder Reporting.
UBS Group AG memiliki kepentingan tidak langsung dalam saham melalui entitas yang dikendalikannya. Kepemilikan langsung melalui Cabang UBS AG London sebagai pemilik manfaat dari nama rekening UBS AG London. UBS Switzerland AG sebagai pemilik manfaat dari nama akun Aset Klien UBS Switzerland AG-FM &; Aset Klien UBS Switzerland AG. UBS Fund Management (Swiss) AG.
Manajemen Aset UBS (Amerika) Inc. Manajemen Aset UBS (Australia) Ltd. Manajemen Aset UBS (Deutschland) GmbH. UBS Manajemen Aset (Inggris) Ltd. Manajemen Dana UBS (Luksemburg) SA. Manajemen Aset UBS Swiss AG. Kehidupan Manajemen Aset UBS. Manajemen Aset Credit Suisse (Schweiz) AG. Credit Suisse Fund Management S.A. Dana Credit Suisse AG.
Sementara kepemilikan tidak langsung melalui Cabang UBS AG London sebagai pemilik terdaftar saham atas nama klien bank investasi dengan nama rekening UBS AG London Branch A/C Client. UBS AG Cabang Singapura sebagai pemilik terdaftar saham atas nama klien wealth management dengan nama akun UBS AG Singapore Non-Treaty Omnibus Account. (*)
Related News

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar

Kapok Tekor! Laba APEX 2024 Melejit 134 Persen

Tumbuh 16 Persen, ACES 2024 Tabulasi Laba Rp892 Miliar

Melangit 37.380 Persen, Laba LPKR 2024 Tembus Rp18,74 Triliun