Pertamina Prediksi Kebutuhan Avtur Naik 300% Saat Gelaran MotoGP Mandalika
:
0
EmitenNews.com - PT Pertamina Patra Niaga memperkirakan kebutuhan avtur bakal naik tiga kali lipat saat digelarnya MotoGP Mandalika bulan depan.
Sebagai BUMN Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina yang memasok bahan bakar pesawat udara PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan avtur di Lombok, NTB, aman saat perhelatan MotoGP berlangsung di bulan Maret 2022.
Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga region Jatimbalinus, Denny Djukardi, mengatakan Pertamina memiliki Depot Pengisian Pesawat Udara di Bandara Internasional Lombok Zainuddin Abdul Madjid, NTB. Depot tersebut siap melayani kebutuhan bahan bakar pesawat udara yaitu avtur kepada seluruh maskapai.
“Saat perhelatan MotoGP pra musim kemarin ada peningkatan konsumsi avtur di Lombok yaitu dari rata-rata 28 Kiloliter (KL) menjadi 56 KL per hari atau naik sekitar sekitar 100%. Kami memprediksi kenaikan konsumsi saat event MotoGP berlangsung yaitu dari rata-rata 30 KL per hari menjadi 111 KL atau naik lebih dari 300%,” ujarnya.
Denny menambahkan, DPPU Pertamina Patra Niaga di Bandara Internasional Lombok memiliki sarana dan fasilitas yang sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan avtur selama penyelenggaraan acara.
“Di DPPU BIL memiliki 4 tangki vertikal dengan kapasitas hingga 1.000 KL dan unit-unit refueller yang akan mendistribusikan pengisian avtur ke pesawat udara. Secara keseluruhan sarfas kami telah siap melayani penerbangan dari dan ke Lombok, NTB, selama acara MotoGP berlangsung,” ungkap Denny.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga region Jatimbalinus, Deden Mochammad Idhani, mengatakan sebagai sub holding commercial & trading, PT Pertamina Patra Niaga senantiasa menyalurkan energi berupa BBM, LPG, Petrokimia dan produk turunan lainnya kepada konsumen.
“Kami berkomitmen selama perhelatan MotoGP di Mandalika, Lombok, NTB, pada bulan Maret 2022, Patra Niaga telah siap melayani kebutuhan energi konsumen untuk mendukung kesuksesan acara tersebut," kata Deden.(fj)
Related News
Bisnis Layanan GUCD Perta Arun Gas Diminati Kapal LNG Global
Emas Dunia Turun Ke USD4.261, Antam Melorot Rp16.000 per Gram
Yield Obligasi AS Sentuh Level 2007, Pasar Antisipasi Suku Bunga Fed
Dolar Perkasa di 101,1, Tekan Rupiah dan Pasar Asia
Nikkei Melesat 500 Poin Ditopang Saham AI dan Dividen
AS-Iran Tegang, Fed Hawkish, Harga Emas ke Level Terendah 7 Minggu





