PGUN Sisihkan Rp119 Miliar Laba Ditahan, Dividen Tetap Jalan
:
0
Pekerja di perkebunan sawit PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN)
EmitenNews.com - Emiten sawit terafiliasi pengusaha Haji Isam, yaitu PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) resmi menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp39,99 miliar dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan yang telah digelar pada 21 Mei 2026.
Berdasarkan hasil RUPS, emiten perkebunan kelapa sawit itu akan membagikan dividen sebesar Rp6,97 per saham kepada para pemegang saham.
Manajemen PGUN menyampaikan, total laba bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp159,30 miliar.
“Sebesar Rp39.992.806.708 dibagikan sebagai dividen tunai kepada para pemegang saham Perseroan atau sebesar Rp6,97 per saham,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi, Senin (25/5/2026).
Sementara sisa laba bersih sebesar Rp119,31 miliar ditetapkan sebagai laba ditahan untuk mendukung kegiatan usaha dan pengembangan bisnis Perseroan ke depan.
Adapun pemegang saham yang berhak atas dividen adalah investor yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) Perseroan pada 5 Juni 2026 pukul 16.00 WIB.
Berikut jadwal lengkap pembagian dividen PGUN:
- Cum dividen pasar reguler dan negosiasi: 3 Juni 2026
- Ex dividen pasar reguler dan negosiasi: 4 Juni 2026
- Cum dividen pasar tunai: 5 Juni 2026
- Ex dividen pasar tunai: 8 Juni 2026
- Recording date: 5 Juni 2026
- Pembayaran dividen: 24 Juni 2026
PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) dikendalikan oleh keluarga pengusaha Haji Isam (Andi Syamsuddin Arsyad). Berdasarkan komposisi kepemilikan saham di Bursa Efek Indonesia, kepemilikan mayoritas perusahaan sawit ini dipegang oleh dua entitas korporasi, yaitu PT Araya Agro Lestari (sekitar 38,44% saham) dan PT Citra Agro Raya (sekitar 38,25% saham)
Kedua perusahaan pengendali tersebut dimiliki oleh dua anak Haji Isam, yakni Liana Saputri dan Jhony Saputra. Sebagai pemilik manfaat (ultimate beneficial owner), mereka mengontrol operasional perkebunan kelapa sawit yang berpusat di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.
Related News
MSTI Bagi Dividen Final Rp106/Lembar, Yield Capai 7,54 Persen
CRSN Bagi Dividen Minimalis, Cek Nominalnya
Saham Sempat Melemah, ISSP Siapkan Buyback Rp200 Miliar
GPSO Bersama Tjokro Group Incar Kontrak Baru Lewat INAPA 2026
Narasi Besar Iklan Rakyat-Folaplay, IRSX Gaet 3 Menteri & 500+ Artis!
Vonis Narasi Disrupsi Teknologi, dan BlueBird (BIRD) Tetap Terdepan





