TAPG Tebar Dividen Interim Rp1,19T, Investor Kantongi Rp60 per Saham
:
0
PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) memutuskan membagikan dividen tunai interim tahun buku 2026 senilai Rp1,19 triliun atau Rp60 per saham
EmitenNews.com - PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) memutuskan membagikan dividen tunai interim tahun buku 2026 senilai Rp1,19 triliun atau Rp60 per saham. Keputusan tersebut mencerminkan kepercayaan manajemen terhadap kinerja dan kondisi keuangan Perseroan yang tetap solid hingga semester pertama tahun ini.
Keputusan pembagian dividen interim itu ditetapkan Direksi setelah memperoleh persetujuan Dewan Komisaris pada 30 Juli 2026, sebagaimana disampaikan Corporate Secretary TAPG, Joni Tjeng, dalam keterbukaan informasi, Senin (3/8/2026).
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, cum dividen di pasar reguler dan negosiasi berlangsung pada 11 Agustus 2026, sedangkan ex dividen jatuh pada 12 Agustus 2026. Untuk pasar tunai, cum dividen dijadwalkan pada 13 Agustus 2026, sementara ex dividen pada 14 Agustus 2026.
Adapun, pemegang saham yang berhak menerima dividen adalah investor yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 13 Agustus 2026 pukul 16.00 WIB. Adapun pembayaran dividen dijadwalkan paling lambat 31 Agustus 2026.
Pembagian dividen interim tersebut ditopang oleh kinerja keuangan Perseroan yang tetap kuat. Hingga 30 Juni 2026, TAPG membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp2,04 triliun.
Selain mencatatkan laba yang besar, emiten kelapa sawit tersebut juga memiliki fondasi permodalan yang kokoh. Per akhir Juni 2026, saldo laba ditahan yang belum ditentukan penggunaannya mencapai Rp6,21 triliun, sedangkan total ekuitas tercatat sebesar Rp11,93 triliun.
Related News
Raih Laba Rp1,7T, Emiten Aguan (PANI) Ini Catat Sejarah Luar Biasa
Pendapatan REAL Melonjak 211 Persen Q2 2026, Sinyal Pemulihan Bisnis?
Tender Wajib MAPI Rampung, Porsi Publik Anjlok, Harga Sahamnya Terbang
Emiten Produsen Indomie (ICBP) Kemas Penjualan Jumbo, Tapi Laba Susut
BUVA Rights Issue Rp1,54 Triliun untuk Bayar Utang, Ekspansi, Akuisisi
Laba MORA Terkerek 82,8 Persen di Paruh I-2026, Aset Tembus Rp43,13T





