EmitenNews.com - KB Bank Indonesia (BBKP) bakal menawarkan obligasi subordinasi Rp500 miliar. Penerbitan obligasi itu, bagian dari penawaran obligasi subordinasi berkelanjutan IV dengan target Rp1 triliun. Dan, perseroan telah menerbitan obligasi subordinasi tahap I senilai Rp248 miliar.

Nah, kali ini obligasi subordinasi tahap II menyapa pasar senilai Rp500 miliar dalam dua seri. Seri A sejumlah Rp425 miliar dengan bunga 8,95 persen per tahun berdurasi 5 tahun. Seri B senilai Rp75 miliar dibanderol bunga 9,30 persen per tahun berdurasi 7 tahun. Bunga obligasi dibayar setiap 3 bulan.

Pembayaran bunga obligasi pertama pada 16 Januari 2027, dan pembayaran bunga obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo pada 16 Oktober 2031 untuk obligasi subordinasi Seri A, dan pada 16 Oktober 2033 untuk obligasi Seri B. Pelunasan obligasi subordinasi dilakukan secara penuh pada saat jatuh tempo.

Seluruh dana hasil obligasi, akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan, dan mendukung pengembangan kegiatan pembiayaan pada segmen Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Wholesale, dan ritel, serta memperkuat struktur pendanaan jangka panjang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Obligasi subordinasi akan diperhitungkan sebagai modal pelengkap (Tier 2) dalam perhitungan rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM), sesuai dengan ketentuan regulator berlaku. Selain itu, obligasi subordinasi memiliki fitur write down dalam hal emiten berpotensi terganggu kelangsungan usaha, dan peningkatan komposisi struktur perhimpunan dana jangka panjang sesuai Peraturan OJK 11/2016.

Dengan begitu, jadwal obligasi subordinasi sebagai berikut. Masa penawaran umum pada 12-13 Oktober 2026. Penjatahan pada 14 Oktober 2026. Pengembalian uang pemesanan pada 16 Oktober 2026. Distribusi obligasi pada 16 Oktober 2026. Pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 19 Oktober 2026. (*)