Phapros (PEHA) Pasang Target Laba dan Penjualan 2026 Naik Dobel Digit
:
0
Potret Direktur Utama Phapros, Intan Abdams Katoppo dalam Paparan Publik pada Kamis (11/6). Foto: Dok. EmitenNews.
EmitenNews.com - PT Phapros Tbk (PEHA) membidik pertumbuhan penjualan di atas 20 persen dan laba bersih double digit sepanjang 2026. Target tersebut ditopang peluncuran empat produk baru yang akan menambah portofolio bisnis, serta transformasi operasional yang tengah dijalankan perseroan.
Direktur Utama Phapros, Intan Abdams Katoppo dalam Paparan Publik dikutip Jumat (12/6) mengatakan optimisme tersebut didasarkan pada tren perbaikan kinerja yang telah berlangsung sejak tahun lalu. Setelah membukukan pertumbuhan laba bersih 109 persen pada 2025, perseroan kembali mencatatkan lonjakan laba pada kuartal I-2026.
“Tren kinerja keuangan Phapros menunjukkan perusahaan memiliki fundamental bisnis yang kuat. Laba bersih tahun 2025 tumbuh 109% dan pada kuartal I/2026 tumbuh lebih besar lagi, yaitu 113% secara y-o-y. Untuk itu, kami optimistis bahwa tren ini akan berlanjut hingga akhir tahun ini,” ujar Intan dalam Paparan Publik, Kamis (11/6/2026).
Pada kuartal I-2026, Phapros membukukan laba bersih Rp761,49 juta, berbalik dari rugi Rp5,92 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Penjualan meningkat 10,17 persen menjadi Rp221,09 miliar dari Rp200,67 miliar.
Perseroan menilai peningkatan profitabilitas tersebut didorong pertumbuhan penjualan yang lebih tinggi dibanding kenaikan beban pokok penjualan maupun beban usaha. Beban pokok penjualan tercatat naik 5,04 persen, sedangkan beban usaha tertakar terkerek 7,35 persen secara tahunan.
Untuk menjaga momentum laba, Phapros disebut Intan tengah menyiapkan lima fokus utama sepanjang 2026. Strategi tersebut meliputi penguatan kondisi keuangan, peningkatan kepuasan pelanggan, penguatan portofolio produk dan bisnis, transformasi sistem serta proses bisnis, hingga optimalisasi sumber daya manusia dan budaya perusahaan.
Selain itu, perseroan akan meluncurkan empat produk baru tahun ini. Salah satunya produk antinyeri untuk segmen dental dalam bentuk serbuk yang dirancang agar lebih cepat diserap tubuh.
“Phapros juga fokus dengan proyek-proyek pemerintah salah satunya upaya penurunan stunting. Oleh sebab itu, Phapros akan meluncurkan produk baru multivitamin anak yang fokus mendukung tumbuh kembang anak, pertumbuhan tulang, otak, dan gigi, menjaga daya tahan tubuh, serta membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian anak,” kata Intan.
Menurut perseroan, inovasi produk, ekspansi bisnis, dan transformasi digital akan menjadi pendorong utama peningkatan pangsa pasar di seluruh segmen, mulai dari obat bebas (OTC), obat generik berlogo, hingga produk ethical, sekaligus menopang target pertumbuhan penjualan dan laba sepanjang 2026.
Related News
BBRI Bakal Gelar Buyback, Siapkan Dana Rp500 Miliar
MLBI Bagikan Dividen Final Rp371 per Saham, Gelontorkan Seluruh Laba!
Mundur dari INET, Tongam L Tobing Geser ke Personel Alih Daya (PADA)
Multi Bintang (MLBI) Tebar Dividen, Totalnya Rp1,18 Triliun
Danantara Terbitkan Global Bond USD1,5 Miliar Setara Rp26,85 Triliun
Akselerasi Fase Pertumbuhan, PYFA Segarkan Susunan Komisaris





