EmitenNews.com—Setelah pada perdagangan kemarin IHSG menguat, namun pada hari ini pergerakan IHSG diperkirakan masih belum beranjak pada range resistance 7100, posisi pivot ada di level 7050, sedangkan untuk level support IHSG diproyeksikan pada 6980.


Menurut Valdy Kurniawan Analis Phintraco Sekuritas, IHSG berpeluang menguat ke kisaran resistance 7080-7100, jika mengkonfirmasi posisinya di atas 7050 pada Jumat (18/11). Terdapat MA20 dan MA50 di kisaran 7050, artinya level ini menjadi critical pivot level dari pergerakan IHSG saat ini.


Saham-saham rate sensitive yang sempat tertekan jelang pengumuman RDG BI (17/11) mendorong rebound IHSG di Kamis (17/11). Hal ini diperkirakan masih berlanjut di perdagangan Jumat (18/11). Oleh sebab itu, BBCA, BBNI, BBRI, ASII, ADHI, PTPP dan WIKA dapat diperhatikan di Jumat (18/11).


Hal diatas berkaitan dengan keputusan BI untuk menaikan sukubunga acuan sebesar 50 bps (17/11). BI berkomitmen untuk menekan laju inflasi dengan tetap menjaga momentum positif pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hal ini terefleksi dari kenaikan sukubunga acuan BI yang relatif tidak seagresif The Fed, BoE atau ECB.