PICO Jajaki Kerja Sama dengan Perusahaan Asal Korea, Untuk Apa?
:
0
PICO Jajaki Kerja Sama dengan Perusahaan Asal Korea, Untuk Apa? Foto: PICO
EmitenNews.com - PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO) menjajaki kerja sama dengan perusahaan yang berkedudukan di Republik Korea. Rencananya, penjajakan kerja sama itu guna menjamis stabilitas pasokan perseroan untuk lini bisnis drum baja.
Emiten yang bergerak di bidang manufaktur wadah dan kemasan logam itu mengikat penjajakan itu melalui penandatanganan memorandum of understanding (Mou) antara PICO dengan Posco, perusahaan asal Republik Korea pada 20 Agustus 2026.
Direktur PICO, Rubianto menerangkan bahwa penandatanganan MoU tersebut diharapkan dapat membuka keran peluang pengembangan kerja sama antara kedua belah pihak.
Rubianto juga menyampaikan bahwa nantinya Posco akan bertindak sebagai vendor utama yang menjamin stabilitas pasokan Cold Rolled Coil (CRC) standar global untuk lini produksi drum baja perseroan.
“Langkah strategis ini diambil guna memitigasi risiko fluktuasi harga komoditas dan memangkas biaya logistik rantai pasok. Efisiensi yang dihasilkan akan memperkuat daya saing produk perseroan,” ujar Rubianto dalam keterbukaan informasi, dikutip Sabtu (22/8).
Sementara itu, Senior Vice President Posco Group, Hong Sam Soo mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memenuhi rencana bisnis dengan PICO. Ia juga berharap dengan pengalaman Posco yang telah berdiri selama 43 tahun dengan keunggulan material bajanya, mampu menciptakan standar baru dalam industri manufaktur kemasan industri (steel drum) nasional.
“Sebagai mitra global, Posco siap mendukung penuh peta jalan ekspansi perseroan di Indonesia mellaui jaringan distribusi yang dimiliki. Kami berkomitmen menyediakan pasokan CRC yang stabil, andal, dan memenuhi standar keberlanjutan yang tinggi,” katanya.
Pada perdagangan Jumat (21/8), saham PICO ditutup di level Rp137. Namun, secara year to date saham PICO terkoreksi 34,13 persen atau turun 71 poin.
Related News
Sponsor Persib (BJBR) Turun Kelas ke Micro Cap FTSE, Intip Kinerjanya
Emiten Industri Kemasan Ini Dapat Jaminan Pasokan Raksasa Baja Korea
Alami Tekanan Keuangan, Adhi Karya (ADHI) Sulit Bayar Bunga Obligasi
FTSE Tendang Sejumlah Emiten Lo Kheng Hong dari Micro Cap
Dirut ITSEC Asia (CYBR) Kembali Tambah Porsi Saham, Ini Tujuannya
FTSE Russel Depak 29 Saham & Turunkan 10 Saham Indonesia dari Indeks





