EmitenNews.com - Produk Indonesia makin memperkuat posisinya di pasar Pakistan melalui jaringan ritel modern Imtiaz yang menjadi salah satu etalase produk impor di negara tersebut. Dengan jaringan gerai yang tersebar luas di berbagai kota, Imtiaz telah menjelma menjadi ritel terbesar dan paling sukses, serta menjadi representasi ritel modern di Pakistan.

Hal itu diungkapkan Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti Widya Putri yang pekan lalu melihat langsung visibilitas produk Indonesia di salah satu gerai Imtiaz di Karachi, Pakistan.

“Imtiaz merupakan mitra strategis Indonesia dalam menjangkau konsumen akhir di Pakistan. Penempatan produk Indonesia yang menonjol di rak Imtiaz mencerminkan kepercayaan pasar Pakistan terhadap kualitas dan daya saing produk Indonesia,” ujar Wamendag.

Wamendag menyampaikan apresiasinya kepada Imtiaz Group atas konsistensi mereka dalam memasarkan berbagai produk Indonesia, mulai dari minyak sawit dan turunannya, makanan dan minuman, kebutuhan rumah tangga, serta perawatan tubuh. Ia mendorong Imtiaz untuk terus memperluas ragam dan volume produk Indonesia di seluruh jaringan gerainya di Pakistan. Lebih lanjut Wamendag mengajak Imtiaz menjajaki pengadaan langsung (direct sourcing), kontrak pasokan jangka panjang, serta potensi kemitraan eksklusif dengan produsen Indonesia.

Roro menambahkan, Pemerintah Indonesia siap memfasilitasi penjajakan kesepakatan bisnis (business matching), pengenalan pemasok (supplier introductions), serta pendampingan teknis. Imtiaz juga didorong untuk melakukan kunjungan bisnis ke Indonesia guna menjajaki peluang produk baru yang sesuai dengan kebutuhan pasar Pakistan.

Direktur Imtiaz Group Kashif Imtiaz menyampaikan bahwa produk Indonesia diminati konsumen Pakistan karena kualitasnya yang baik dan kesesuaiannya dengan kebutuhan pasar. Ia meyakini, permintaan terhadap berbagai produk Indonesia, mulai dari makanan dan minuman, peralatan rumah tangga, maupun kategori lainnya akan terus meningkat ke depannya.

Oleh karena itu, Kashif berharap Indonesia dapat membuka peluang yang lebih luas untuk pengadaan produk Indonesia lainnya guna dipasarkan di Pakistan oleh Imtiaz.(*)