Produksi Emas Anjlok 27 Persen, Ini Kata Manajemen ANTM
Emas batangan produksi perseroan menjadi burlan investor. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Aneka Tambang (ANTM) sepanjang 2025 mencatat penjualan emas 37.406 kilogram (kg) atau 1,2 juta troy oz. Anjlok 14,55 persen dari akhir 2024 sebanyak 43.776 kg alias 1,4 juta troy oz. Hal serupa juga terjadi pada volume produksi emas.
Ya, sepanjang tahun lalu, volume produksi emas terakumulasi 743 kg alias 23.888 troy oz. Mengalami perosotan 27 persen dari periode sama akhir 2024 dengan tabulasi 1.019 kg setara 32.762 troy oz. Ketidakpastian ekonomi, geopolitik global, fluktuasi pasar keuangan, dan tekanan inflasi, mendorong permintaan atas emas sebagai instrumen investasi memiliki unsur lindung nilai, dan safe haven.
Nah, di tengah volatilitas nilai tukar, dan perubahan suku bunga, produk emas Antam tetap menjadi top of mind bagi masyarakat Indonesia dalam berinvestasi emas. Kondisi tersebut menjaga kinerja penjualan emas Antam tetap solid, dan memberikan kontribusi signifikan terhadap kinerja perusahaan.
Di sisi lain, produksi bijih nikel meroket 62 persen menjadi 16,11 juta wet metric ton (wmt) dari akhir 2024 sebanyak 9,94 juta wmt. Penjualan bijou nikel melejit 75 persen menjadi 14,58 juta wmt dari 8,35 juta wmt. Penjualan feronikel tercatat 16.064 ton nikel dalam fernikel (TNi) dengan volume penjualan 10.528 TNi.
Produksi bauksit melangit 112 persen menjadi 2,83 juta wmt dari akhir 2024 sebanyak 1,33 juta wmt. Volume penjualan bauksit 1,89 juta wmt, naik 157 persen dari akhir 2024 sebbanyak 736.188 wmt. Produksi alumina mencapai 181.690 ton, naik 23 persen dari 147.826 ton. Volume penjualan alumina 180.221 ton, naik tipis 2 persen dari akhir tahun sebelumnya 177.178 ton alumina.
Sepanjang 2025, Antam menjaga resiliensi operasional di tengah penyesuaian regulasi, pertumbuhan industri bauksit domestik belum optimal, dan keterbatasan suplai bahan baku emas. ”Melalui penguatan operasional, efisiensi biaya, dan pengelolaan rantai pasok terintegrasi, Antam tetap mempertahankan kesinambungan usaha dan membukukan kinerja positif,” tegas Wisnu Danandi Haryanto, Corporate Secretary Antam. (*)
Related News
Minat Investor Tinggi, Right Issue Saham INET Oversubscribe
Multi Makmur Lemindo (PIPA) Rombak Pengurus
Transformasi Bisnis, LAPD Siap Caplok BSS Rp59,4 Miliar
Sepanjang 2025 Laba NISP Tumbuh Minimalis
Selangkah Lagi, SMKM Tuntaskan Akuisisi LSO Holdings
DGWG Ungkap Rekor Penjualan Sepanjang Sejarah





