EmitenNews.com - PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI resmi melunasi Obligasi Berkelanjutan II Sarana Multi Infrastruktur Tahap III Tahun 2019 Seri D bernilai Rp945.250.000.000 pada Jumat (30/10). Pelunasan instrumen surat utang tersebut dilakukan secara penuh sesuai dengan tanggal jatuh tempo.

Seiring dengan penyelesaian kewajiban pembayaran pokok obligasi tersebut, PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) secara resmi melakukan penarikan atas peringkat efek utang terkait. Sebelum ditarik, efek utang bernilai mendekati Rp1 triliun ini memegang peringkat idAAA yang mencerminkan tingkat risiko gagal bayar paling rendah.

Pelunasan instrumen efek utang oleh BUMN di bawah Kementerian Keuangan ini menegaskan komitmen perseroan dalam menjaga kredibilitas serta likuiditas keuangan di pasar modal Indonesia. Langkah ini juga menjadi sinyal positif bagi para pelaku pasar terhadap kapabilitas finansial BUMN pembiayaan infrastruktur nasional.

Peringkat idAAA dari Pefindo sendiri merupakan tingkatan tertinggi yang diberikan kepada korporasi dengan kemampuan sangat kuat untuk memenuhi kewajiban keuangan jangka panjangnya relatif terhadap obligor Indonesia lainnya. Dengan dilunasinya seluruh nilai pokok instrumen Seri D tersebut, masa berlaku pemeringkatan atas seri obligasi itu dinyatakan berakhir.

Aksi korporasi pelunasan tepat waktu ini turut memberikan sentimen positif bagi stabilitas industri pasar modal di Tanah Air, khususnya pada pasar obligasi korporasi BUMN. Pemenuhan kewajiban utang secara disiplin memperkuat kepercayaan investor domestik maupun asing terhadap instrumen pembiayaan infrastruktur di Indonesia.(*)