EmitenNews.com - PT Mitra Pack Tbk (PTMP) menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk merapikan portofolio bisnis dan memperkuat struktur keuangan. Perseroan akan melepas kepemilikan sahamnya di PT Master Print Tbk (PTMR), sekaligus melakukan pembelian aset tetap serta pengambilalihan aktiva dan kewajiban PTMR.

Dalam keterbukaan informasi, Sabtu, 24 Januari 2025, manajemen PTMP menyampaikan rencana penjualan dan pengalihan seluruh saham Perseroan di PTMR kepada investor asal Singapura, Deep Source Pte. Ltd.. Nilai nominal transaksi mencapai Rp141,36 miliar, mewakili 76,42 persen kepemilikan saham di PTMR.

Selain divestasi tersebut, PTMP juga akan melakukan pembelian aset tetap milik Ardi Kusuma dengan nilai Rp37,43 miliar. Di saat yang sama, Perseroan berencana mengambil alih aktiva dan kewajiban PTMR senilai Rp102,18 miliar.

Manajemen menjelaskan, transaksi divestasi PTMR dilakukan sebagai bagian dari upaya optimalisasi portofolio investasi dan penguatan struktur permodalan. Aksi korporasi ini dinilai mampu meningkatkan likuiditas, efisiensi pengelolaan aset, serta memperbaiki posisi keuangan Perseroan secara berkelanjutan.

Sementara itu, pembelian aset tetap dilakukan untuk mendukung efektivitas operasional dan optimalisasi penggunaan aset strategis yang relevan dengan kebutuhan usaha PTMP ke depan. Transaksi ini dilaksanakan dengan mengacu pada prinsip kewajaran dan penilaian independen.

Adapun pengambilalihan aktiva dan kewajiban PTMR merupakan bagian dari restrukturisasi internal, bertujuan menyatukan pengelolaan bisnis, aset, dan kewajiban agar dapat dikelola langsung oleh PTMP. Langkah ini diharapkan membuat struktur operasional dan keuangan Perseroan menjadi lebih terintegrasi dan efisien.

Manajemen menegaskan bahwa seluruh rangkaian transaksi tersebut tidak berpotensi mengganggu kelangsungan usaha Perseroan.

Untuk memperoleh persetujuan pemegang saham, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) terkait transaksi akuisisi PTMR serta RUPSLB Independen untuk transaksi pembelian aset tetap dan pengambilalihan aktiva dan kewajiban akan digelar pada 3 Maret 2026.