PTPP Sebut Siapkan Rp250M Buat Lunasi Obligasi Jelang Akhir 2024
Salah satu proyek yang digarap PTPP
EmitenNews.com - Menjelang akhir tahun 2024, PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mempersiapkan langkah penting untuk memastikan kelancaran pelunasan kewajiban finansialnya. Perusahaan pelat merah ini telah mengalokasikan dana sebesar Rp250 miliar untuk melunasi Obligasi Berkelanjutan I PTPP Tahap I Tahun 2019 Seri B, yang akan jatuh tempo pada 27 November 2024.
Direktur Keuangan PTPP, Agus Purbianto, dalam keterbukaan informasi yang disampaikan pada Senin (23/9/2024), menegaskan bahwa dana tersebut akan dibayarkan melalui Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sehari sebelum jatuh tempo, yakni pada 26 November 2024.
"Kami berkomitmen penuh untuk memenuhi kewajiban ini secara tepat waktu dan tepat jumlah," ujarnya dalam keterangannya, Senin (23/9).
Sumber dana untuk pelunasan obligasi tersebut sepenuhnya berasal dari kas internal PTPP. Hingga Juni 2024, perusahaan mencatatkan kas dan setara kas sebesar Rp4,33 triliun, yang menjadi salah satu penopang utama dalam pelunasan obligasi tersebut.
Obligasi Berkelanjutan I PTPP Tahap I Tahun 2019 Seri B memiliki peringkat idA+ (Single A Plus) dengan bunga kupon sebesar 8,5% per tahun. Selain obligasi yang akan jatuh tempo ini, PTPP juga mengelola utang jangka pendek lainnya, termasuk obligasi dan sukuk Mudharabah dengan nilai total mencapai Rp1,71 triliun serta Rp400 miliar. Sementara itu, utang jangka panjang PTPP terdiri dari obligasi senilai Rp2,08 triliun dan sukuk Mudharabah sebesar Rp591,75 miliar.
Dengan cadangan kas yang cukup, PTPP yakin mampu memenuhi semua kewajibannya dan terus berfokus pada penguatan keuangan perusahaan di tengah dinamika pasar.
Related News
Saham Emiten Hermanto Tanoko (AVIA) Diborong Entitas Afiliasi Rp10M
ROTI Tebar Dividen Jumbo Rp450 Miliar, Yield Tembus 10 Persen!
Tembus Rp491,6 Triliun, Kredit Infrastruktur BMRI Melejit Double Digit
Didominasi Proyek Pemerintah, Kontrak Baru PTPP Tembus Rp3,87T
ERAL–Pan Asia Bentuk Joint Venture, Garap Bisnis LED dan Videotron
Aset Bertumbuh, DKHH Catat Laba Rp6 Miliar di 2025





