Raih Izin Bank Indonesia, JFX Perkuat Fondasi Pasar Derivatif Nasional
:
0
Bursa Berjangka Jakarta atau Jakarta Futures Exchange (JFX)
EmitenNews.com - PT Bursa Berjangka Jakarta (Jakarta Futures Exchange/JFX) resmi mengantongi izin usaha dari Bank Indonesia sebagai Penyelenggara Bursa Derivatif Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing (PUVA). Izin tersebut diberikan melalui Surat Bank Indonesia tertanggal 28 Januari 2026, setelah JFX dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan sesuai regulasi terbaru Bank Indonesia terkait derivatif keuangan.
Perolehan izin ini menandai langkah strategis JFX dalam memperluas peran di sektor keuangan nasional, khususnya dalam pengembangan dan pendalaman pasar derivatif berbasis suku bunga dan nilai tukar. Dengan mandat tersebut, JFX kini dapat menyelenggarakan transaksi derivatif PUVA secara operasional, didukung infrastruktur perdagangan elektronik, sistem manajemen risiko terintegrasi, serta tata kelola yang telah melalui evaluasi otoritas moneter.
Penyelenggaraan Bursa Derivatif PUVA oleh JFX turut didukung oleh PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) sebagai lembaga kliring dan penjaminan transaksi. KBI merupakan BUMN yang berada di bawah Holding Danareksa, bagian dari Danantara Indonesia, sehingga memperkuat aspek keamanan, transparansi, dan prinsip kehati-hatian dalam transaksi derivatif.
Direktur Utama JFX, Yazid Kanca Surya, menyebut izin dari Bank Indonesia ini sebagai tonggak penting transformasi peran bursa berjangka di Indonesia. Menurutnya, kehadiran Bursa Derivatif PUVA diharapkan menjadi sarana lindung nilai yang efektif bagi pelaku usaha dan institusi keuangan, sekaligus memperkuat struktur pasar keuangan nasional.
Ke depan, JFX akan menjalankan operasional Bursa Derivatif PUVA sesuai ketentuan Bank Indonesia serta berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bappebti guna memastikan tata kelola yang terintegrasi. JFX juga akan memperkuat kolaborasi dengan perbankan, lembaga kliring, dan pelaku pasar untuk membangun ekosistem derivatif PUVA yang efisien, prudent, dan berdaya saing, di tengah dinamika ekonomi global yang kian kompleks.
Related News
Minyak Tembus USD102, B50 Sudah Tersedia di 94% SPBU
IHSG Pagi Menghijau Dekati 6.700, Investor Waspadai Harga BBM
Minyak Tekan Wall Street, IHSG Bangkit
IHSG Sideways, Pelototi Saham ANTM, DSSA, EMAS, dan ELSA
Balé by BTN Mudahkan Kaum Muda Miliki Rumah Idaman
BEI Lelang 11 Saham Bursa, Bagaimana Cara Ikutnya?





