Rambah Vietnam, Win&Co Group (COCO) Akuisisi Momogi & Sinergi Bibica
:
0
PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) bersiap bermanuver bisnis berskala regional. Emiten produsen cokelat dan bahan baku makanan itu, melakukan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) III. Dok. Ist.
EmitenNews.com - PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) bersiap bermanuver bisnis berskala regional. Emiten produsen cokelat dan bahan baku makanan itu, melakukan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) III.
Aksi korporasi penggalangan dana segar Win&Co Group ini berfokus untuk pengambilalihan mayoritas saham PT Sari Murni Abadi (pemilik merek Momogi).
Di samping langkah dominasi pangsa pasar domestik, langkah anorganik ini juga diposisikan sebagai jalur strategis perseroan menembus pasar food and beverage (F&B) Vietnam yang sedang bertumbuh pesat, didukung sinergi solid bersama manufaktur lokal raksasa, Bibica Corporation.
Alokasi Dana Rights Issue untuk Akuisisi Saham Momogi
Melalui aksi korporasi penghimpunan dana rights issue ini, perseroan akan mengalokasikan nilai transaksi sebesar Rp1,17 triliun untuk mengambil alih saham milik Metaside Global Holding Pte. Ltd yang ditempatkan pada PT Sari Murni Abadi.
Konsolidasi ini akan menggabungkan kapasitas hulu COCO, yang baru saja meresmikan pabrik di Sumedang, Jawa Barat dengan kapasitas maksimum 20.000 ton per tahun, dengan kekuatan hilir serta portofolio produk Momogi Group.
Akuisisi ini diproyeksikan memberikan peningkatan skala bisnis, memperluas jaringan akses internasional dan memperkuat fundamental dan neraca konsolidasian perseroan.
Vietnam: Episentrum Baru Ekspansi Regional Win&Co Group
Keputusan menjadikan Vietnam sebagai episentrum pengembangan skala bisnis didasari kalkulasi makroekonomi dan demografi yang matang. Saat ini Vietnam tampil sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi paling progresif di ASEAN, dengan catatan ekspansi sekitar 8% di tahun 2025 dan Produk Domestik Bruto (PDB) menembus level USD500 miliar.
Secara demografis, populasi lebih dari 100 juta jiwa yang dibarengi dengan kenaikan pendapatan per kapita mendekati USD5.000 menciptakan segmen pasar kelas menengah baru dengan daya beli kuat terhadap produk konsumsi (consumer goods).
Related News
Dukung Kebutuhan Eksplorasi, Elnusa (ELSA) Perkuat Kapabilitas GRS
Sambut HUT ke-81 RI, Danamon (BDMN) Hadirkan Solusi Finansial Holistik
KOBX, Pengiriman Perdana Alat Berat Bertenaga Listrik Shantui LE60-X5
PTSN Raih Kredit USD20 Juta dari Bank Mandiri, Siap Garap Proyek Baru
Nasib Charoen Pokphand (CPIN) Usai Ditendang MSCI, Analis Ungkap Ini
Logisticsplus (LOPI) Gandeng Raksasa Kereta China CRRC, Ini Targetnya





