Rampung Aksi Pengendali, Asing Ikut Memburu Saham Jasa Konstruksi Ini
:
0
Proyek flyover Kota Deltamas di Cikarang Jawa Barat yang digarap PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI)
EmitenNews.com - Perdagangan saham PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI) hari ini, Kamis (24/9/2026) mendadak atraktif. Harganya ditutup melesat 17,4% menjadi Rp486 per saham, setelah stagnan di level Rp414 pada penutupan perdagangan hari sebelumnya.
Transaksi saham emiten jasa konstruksi ini bahkan berakhir di jajaran Top Stocks yaitu dari sisi volume dan nilai transaksi hari ini.
Berdasarkan statistik perdagangan harian Bursa Efek Indonesia, ASLI berada urutan 6 dari 10 top stocks by volume yaitu sebanyak 687 juta saham. Bobotnya mencapai 2,57% dari seluruh saham yang diperdagangkan hari ini.
Dari sisi nilai transaksi, ASLI berada di urutan 7 terbesar yaitu Rp319 miliar dan dengan bobot sebesar 2,85%.
Nilai transaksinya bahkan melampaui Bakrie and Brothers (BNBR), Amman Mineral (AMMN), serta emiten Prajogo Pangestu, Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) yang berada di urutan 8-10 top stocks by value.
Aksi Borong Pengendali
Penguatan signifikan harga saham ASLI terjadi usai pemegang saham pengendali perseroan yaitu PT Wahana Konstruksi Mandiri merampungkan pembelian 62,5 juta unit saham ASLI yang setara dengan 1% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan.
Saham-saham itu dibeli dari Sulistiono, individu yang tidak terafiliasi dengan perseroan pada 21 September 2026. Harga transaksi Rp325 per saham dan total nilai transaksi Rp20,312 miliar.
"Mekanisme transaksi melalui mekanisme DVP oleh BNI Sekuritas dengan lawan transaksi NH Korindo Sekuritas," ujar Agus Karianto, Direktur Utama ASLI, dalam keterbukaan informasi, Rabu, 23 September 2026.
Lebih lanjut ia menjelaskan, setelah transaksi, kepemilikan PT Wahana Konstruksi Mandiri menjadi sebanyak 3,25 miliar saham atau setara dengan 52% dari seluruh modal ditempatkan atau disetorkan PT Asri Karya Lestari Tbk. Sedangkan, tujuan transaksi adalah untuk memperkuat investasi.
Related News
Kolaborasi GMF-VELA Kembangkan Kapabilitas MRO Untuk eVTOL dan hVTOL
RUPS Jasa Armada Indonesia (IPCM) Pilih Dwi Rahmad Toto jadi Dirut
Utang Rp10,75T dari BNI, Emiten Boy Thohir (MGLV) Ekspansi Data Center
Ekspansi Kredit KB Bank (BBKP) Rp30,28 Triliun, Tumbuh 2,85 Persen
NICL Bagi Dividen Rp63,8 Miliar, Pantau Cum Dividen di Oktober
RUPSLB Tuntas, IPCM Setujui Susunan Direksi Baru





