Rekayasa Lalin One Way Nasional Selasa (8/4) Resmi Ditutup
:
0
Rekayasa lalu lintas One Way nasional dari KM 414 Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Jawa Tengah sampai dengan KM 70 GT Cikatama, Jawa Barat, Selasa (8/4) resmi ditutup
EmitenNews.com - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi secara resmi menutup pelaksanaan rekayasa lalu lintas One Way nasional dari KM 414 Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Jawa Tengah sampai dengan KM 70 GT Cikatama, Jawa Barat, Selasa (8/4).
Sistem rekayasa lalu lintas One Way ini telah diberlakukan sejak Minggu, 6 April 2025 pukul 09.30 WIB. Penutupan dilakukan mulai Selasa (8/4) pukul 08.30 WIB, setelah melihat kondisi jalan tol yang sudah cukup landai.
"Saya Menteri Perhubungan Republik Indonesia mewakili pemerintah dan seluruh stakeholder menyatakan pelaksanaan One Way nasional pada pelaksanaan pengamanan dan pelayanan arus balik lebaran 2025 dengan resmi saya nyatakan ditutup," ujar Menhub Dudy dari Command Center Patroli Jalan Raya (PJR) Korlantas Polri di KM 29 Tol Jakarta - Cikampek.
Menhub menyatakan rekayasa lalu lintas One Way merupakan salah satu upaya strategis untuk mengurai kepadatan lalu lintas dan mempercepat waktu tempuh pemudik. Dengan sistem One Way, pemerintah mampu mengoptimalkan kapasitas jalan dan meminimalisasi titik kepadatan, sehingga para pemudik dapat sampai ke tujuan dengan lebih cepat, aman, dan selamat.
Dengan perencanaan matang dan pelaksanaan terkoordinasi, kebijakan One Way ini telah memberikan kontribusi positif dalam menciptakan kelancaran dan keselamatan arus mudik Lebaran 2025.
Menhub mengapresiasi seluruh stakeholder yang telah melaksanakan pelayanan dan pengamanan selama masa angkutan Lebaran 2025. Pelaksanaan pengamanan dan pelayanan angkutan Lebaran yang telah berjalan dengan baik ini tidak lepas dari koordinasi dan kolaborasi dari seluruh unsur terkait.
Kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya para pemudik, Menhub Dudy turut menyampaikan rasa terima kasih atas atas kepatuhannya terhadap arahan petugas dan kesadarannya akan pentingnya keselamatan selama perjalanan.
Ia menyampaikan pula permohonan maaf kepada masyarakat apabila terdapat pelayanan yang masih kurang optimal. Menhub akan mengevaluasi pelaksanaan angkutan Lebaran 2025 sebagai bahan perbaikan bagi pelayanan di tahun-tahun berikutnya.
"Harapannya bahwa apa yang selama ini kita siapkan dengan baik, kerja sama dengan kepolisian, BUMN, Jasa Marga, Jasa Raharja dan seluruh stakeholder bisa melayani masyarakat dengan baik dalam pelaksanaan arus mudik maupun arus balik tahun 2025. Kami memohon maaf apabila ada layanan yang masih kurang dan akan kami perbaiki di tahun depan," lanjut Menhub.
Kepala Korlantas Polri Irjen Polisi Agus Suryonugroho menyampaikan terima kasih atas kolaborasi, kerjasama, komunikasi dan sinergitas bersama Kementerian Perhubungan serta pemangku kepentingan terkait dalam mengoptimalkan pelayanan masyarakat pada Lebaran 2025.
Related News
Tren Positif Hubungan RI-Rusia, Nilai Perdagangan Capai USD4,8 Miliar
Kecelakaan Bus Maut di Sumsel, Korban Tewas Jadi 19 Orang
Ada Heri Black dalam Kasus Korupsi Bea Cukai yang Ditangani KPK
Siapkan CNG Pengganti LPG, Pemerintah Rumuskan Standar Keselamatan
Stok Beras 5,3 Juta Ton di Gudang Bulog, Anggota DPR Soroti Bahaya Ini
Jakarta Job Fair 2026, Ribuan Loker yang Juga Bisa Diakses Disabilitas





