Reli Berlanjut! IHSG Melompat ke 7.440
:
0
Main hall Bursa Efek Indonesia
EmitenNews.com -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Selasa (10/3/2026) dengan penguatan signifikan. Indeks naik 103,54 poin atau 1,41 persen ke level 7.440,91. Sepanjang sesi, indeks komposit bergerak di rentang 7.372 hingga 7.499.
Penguatan indeks terjadi di tengah dominasi saham yang bergerak di zona hijau. Tercatat sebanyak 534 saham naik, 190 saham turun, dan 93 saham stagnan.
Secara sektoral, hampir seluruh sektor menjadi penopang kenaikan IHSG. Sektor barang baku memimpin reli dengan kenaikan 4,42 persen, diikuti sektor perindustrian yang menguat 2,86 persen serta sektor barang konsumen siklikal yang naik 2,58 persen. Sementara itu, sektor teknologi menjadi satu-satunya sektor yang masih berada di zona merah dengan pelemahan tipis sebesar 0,04 persen.
Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia terbilang ramai. Total volume transaksi mencapai 36,26 miliar saham dengan nilai perdagangan sebesar Rp19,16 triliun dan frekuensi trasaksi 2,03 juta kali.
Sejumlah saham berkapitalisasi besar menjadi penggerak kenaikan indeks. Saham DSSA melesat Rp4.350 menjadi Rp77.550 per saham, POLU naik Rp1.925 menjadi Rp16.600 per saham, serta GGRM menguat Rp1.150 menjadi Rp15.400 per saham.
Di sisi lain, beberapa saham masih mengalami tekanan. Saham DCII turun Rp5.000 menjadi Rp205.000 per unit. UNIC melemah Rp1.110 menjadi Rp2.240 per saham, serta MLPT terkoreksi Rp900 menjadi Rp9.700 per saham.
Adapun saham yang paling aktif diperdagangkan dipimpin oleh BUMI dengan frekuensi transaksi mencapai 87.654 kali senilai Rp1,2 triliun. Disusul BNBR dengan 59.853 kali transaksi senilai Rp319 miliar dan YELO sebanyak 56.942 kali transaksi dengan nilai Rp118 miliar.
Related News
Lanjutkan Tren Positif, Indeks Bakal Uji 7.244
Dua Srikandi BTN Sabet Penghargaan Leading Women Awards 2026
Lanjut Menguat, Laju IHSG Rabu (6/5) Konsisten di Atas Level 7.000
Mirae: Pasar Masih Ragu-Ragu, Stabilitas Rupiah Jadi Kunci
Topang Ekosistem Syariah, Aset Bank BSN Tembus Rp73 Triliun
Investasi Lebih Mudah dengan Reksa Dana LINE Bank





