Ribuan Siswa di Lampung Tertarik Kerja di Jepang, Gubernur Akan Awasi
:
0
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. Dok. Detiknews.
EmitenNews.com - Ribuan siswa sekolah menengah di Lampung tertarik bekerja serta belajar di Jepang. Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mengatakan sebanyak 8.500 siswa sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) di daerahnya sudah menyatakan ketertarikannya ke Negeri Sakura itu. Jepang membuka peluang besar bagi tenaga kerja asing, termasuk dari Indonesia.
"Tercatat sekitar 8.500 siswa SMA atau SMK di Provinsi Lampung berminat bekerja serta belajar di Jepang. Terus disosialisasikan mengenai program penyiapan tenaga kerja muda di Lampung," ujar Rahmat Mirzani Djausal dalam keterangannya di Bandarlampung, Kamis (12/2/2026).
Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan pengiriman generasi muda terbaik, khususnya lulusan SMA dan SMK melalui program yang terstruktur.
"Jepang saat ini membuka peluang besar bagi tenaga kerja asing, termasuk dari Indonesia, sehingga harus dimanfaatkan dengan baik," katanya.
Setiap tahun terdapat sekitar 800 ribu lapangan pekerjaan terbuka di Jepang dari berbagai bidang, yang dapat menyerap tenaga kerja salah satunya di Provinsi Lampung.
Gubernur Rahmat mengungkapkan pengalaman bekerja di luar negeri ini, nantinya menjadi investasi jangka panjang untuk membangun daerah. Ia mengungkapkan akan mengirim tenaga kerja dari generasi terbaik, orang-orang terbaik dengan semangat terbaik dari Lampung.
“Para siswa yang berangkat ke Jepang diharapkan bisa menyadari bahwa tidak hanya mewakili diri dan keluarga, tetapi juga Provinsi Lampung dan Indonesia," ucapnya.
Bagusnya, Pemerintah Provinsi Lampung akan terus mengawasi dan mendampingi perkembangan para siswa yang bekerja di Jepang, agar mereka dapat bekerja dengan baik dan kembali ke tanah air dengan selamat.
Melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Jepang, dan KP2MI (Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia), program penyiapan tenaga kerja muda Lampung diharapkan mampu menjawab kebutuhan pasar kerja Jepang. Ini sekaligus diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah, khususnya dari Lampung. ***
Related News
Kasus Kredit Sritex, Eks Dirut Bank Jateng Ini Minta Dibebaskan
Target Pemerintah, 1,4 Juta Warga Miskin Kerja di Kopdes
KPK Bongkar Modus Bupati Tulungagung Gatut Peras Kepala OPD
Kolaborasi dengan Malaysia, Bareskrim Ringkus Buron Narkoba The Doctor
Gubernur DKI Sebut Larangan Penggunaan Air Tanah Diterapkan Bertahap
Nadiem Ungkap Kerugian Rp2 Triliun dalam Kasusnya Hasil Rekayasa





