Rombak Manajemen, RUPS Victoria Care (VICI) Restui Bagi Dividen Rp36,9 Miliar

"Kami sangat senang melihat performa kami di kuartal pertama tahun ini. Ini menunjukkan Perseroan memiliki determinasi tinggi untuk kembali tumbuh setelah mengalami tahun yang penuh tantangan di 2022," imbuh Billy.
Lebih lanjut, ia juga menambahkan bahwa tahun ini pun tidak akan menjadi tahun yang mudah, namun Perseroan percaya dengan semangat untuk terus melakukan inovasi dalam menciptakan produk yang sesuai dengan pergerakan tren dan permintaan konsumen, maka Perseroan akan mampu melampaui tahun ini dengan kinerja yang lebih baik dari tahun lalu.
"Perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan double digit dari tahun lalu dan margin laba bersih di atas 10%," pungkas Billy.
Untuk mencapai target tersebut, Perseroan memiliki sejumlah strategi, di antaranya menyiapkan beragam inovasi produk-produk terbaru untuk para konsumen hingga agresif melakukan monetisasi online channel tak hanya untuk membangun awareness, tapi juga sebagai sarana penjualan Perseroan.
Related News

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar

Kapok Tekor! Laba APEX 2024 Melejit 134 Persen

Tumbuh 16 Persen, ACES 2024 Tabulasi Laba Rp892 Miliar

Melangit 37.380 Persen, Laba LPKR 2024 Tembus Rp18,74 Triliun

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG