Saham Fluktuatif, SUPA Biakkan Dana IPO di BI Rp1,44 Triliun
:
0
Pengurus Superbank menilik dari deket pergerakan saham perseroan usai listing di Main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Superbank (SUPA) menyisakan dana initial public offering (IPO) Rp1,44 triliun. Dana segar tersebut ditempatkan di Bank Indonesia dengan bunga 3,75 persen. Tepatnya, pada Fasilitas Simpanan Bank Indonesia (Fasbi) - deposito faility dengan jangka waktu penyimpanan over night.
Di sisi lain, senilai Rp1,29 triliun dari dana hasil IPO terserap untuk modal kerja dalam memperkuat penyaluran kredit. Penyaluran kredit mendapat porsi 70 persen alias Rp1,91 triliun dari dana IPO. Namun, realisasi modal kerja untuk kredit baru 47,24 persen.
Sementara porsi 30 persen alias Rp819,22 miliar dari dana IPO untuk belanja modal belum terserap. Dengan demikian, sisa dana IPO yang belum terpakai sesuai alokasi awal tersebut ditempatkan di Bank Indonesia sebagai simpanan deposot faility.
Sekadar diketahui, pada 17 Desember 2025, emiten bank digital Grup Emtek tersebut mengemas dana IPO sebesar Rp2,79 triliun. Setelah dipotong biaya penawaran umum sejumlah Rp67,43 miliar, perseroan mengantongi dana IPO bersih Rp2,73 triliun.
Kemarin, saham SUPA rebound dengan bertengger di Rp1.060 per helai. Itu setelah melesat 55 poin alias 5,47 persen dari Rp1.010. Saham SUPA menyusuri zona merah, efeknya dalam 5 hari terakhir, terpangkas 160 poin alias 13,11 persen dari edisi 8 Januari 2026 di level Rp1.220 per helai. (*)
Related News
Harga Rights Issue AHAP Rp50, Anthoni Salim via ACA Serap Rp109,5M
VISI Lunasi Utang BCA Usai Raffi-Nagita Masuk, Liabilitas Turun 82%
ABMM Kebut Produksi Tambang Aceh, Laba Semester I Melonjak 42 Persen
APLN Agresif Pangkas Utang, Kinerja Semester I Ikut Melonjak
Pendapatan KIJA Susut 11 Persen, Recurring Income Malah Dominan
Laba Emiten Grup Salim (IMAS) Ambles 74,3 Persen di Paruh Pertama 2026





