Saham Gacor Ini Mentok ARA 3 Hari Berturut-Turut, Berujung Ditahan BEI
:
0
Ilustrasi suspensi akibat kenaikan masif harga saham. Foto: AI/EmitenNews.
EmitenNews.com - Saham PT Multi Medika Internasional Tbk. (MMIX) dihentikan sementara perdagangannya oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai Kamis, 4 Juni 2026, setelah mengalami lonjakan harga saham hingga membentur Auto-Rejection Atas (ARA) dalam tiga hari berturut-turut.
Pada perdagangan Rabu (3/6), saham MMIX ditutup melejit ke harga atas harian dan menyentuh Auto-Rejection Atas (ARA). Saham emiten produk kesehatan itu ditutup di level Rp655, naik 130 poin atau 24,76% dari penutupan sebelumnya.
PH Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Endra Febri Styawan mengatakan suspensi dilakukan dalam rangka cooling down sehubungan adanya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham MMIX.
“Sebagai bentuk perlindungan bagi investor,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (3/6).
Suspensi pertama kali saham MMIX ini dilakukan dalam rangka cooling down dan berpotensi berlaku penguncian hingga 1 hari perdagangan saja.
Berdasarkan data EmitenNews.com, saham MMIX sejak (29/5) hingga sebelum disuspensi pada (3/6), tercatat dalam tiga hari terakhir perdagangannya, harga saham MSIE bergerak menanjak dari Rp46 hingga menjadi selevel Rp123 atau kenaikan nyaris menyentuh 70 persen dalam waktu singkat.
Penghentian sementara perdagangan berlaku di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai 4 Juni 2026. Menurut BEI, langkah ini bertujuan memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham MMIX.
BEI mengimbau para pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan. (*)
Related News
Masih Royal Bagi Dividen, CPIN Cetak Laba Rp3,7T di Semester I
Penjualan Lahan Laris, Laba DMAS Tembus Rp1,19 Triliun
Grup Djarum (BELI) Boncos Rp711,35 Miliar, Pendapatan Naik 55 Persen
Laba DAAZ Tumbuh Rp163,4 Miliar, Kas Operasi Berbalik Terkuras
Aset Tebal, Laba Grup Sinarmas (INKP) Meroket 127,43 Persen
Laba dan Pendapatan Positif, Saham SMIL Meroket 37 Persen





