Saham Komoditas (IDXBASIC) Gugur 7,8 Persen, Usulan Royalti Tekan IHSG
:
0
Monitor IHSG Ambruk 2,86 Persen pada Jumat (8/5/2026). Foto: EmitenNews/Akhmad Jiharka.
EmitenNews.com - Indeks Sektor Basic Materials atau Komoditas (IDXBASIC) anjlok 7,80% atau 171,17 poin ke level 2.022,61 pada penutupan perdagangan Jumat (8/7/2026). Ambruknya sektor basic materials ini menyeret jatuh Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang turun 2,86% ke 6.969,396.
Tekanan jual masif di saham emiten minerba dipicu rencana kenaikan tarif royalti lewat Revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2025 tentang Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kementerian ESDM.
Dalam catatan Kementerian ESDM yang dihimpun pada Minggu (10/5/2026), revisi dilakukan karena adanya potensi windfall profit akibat kenaikan harga komoditas emas, tembaga, perak, timah, dan nikel.
Latar belakang revisi PP 19/2025 meliputi:
1. Potensi windfall profit akibat kenaikan harga komoditas emas, tembaga, perak, timah, dan nikel
2. Penambahan dan penyesuaian tarif untuk beberapa komoditas dengan melihat perkembangan harga dan produk baik nasional maupun global
3. Kajian KPK tentang pengenaan royalti terhadap mineral ikutan ekonomis/berharga
4. Arahan pimpinan dalam rangka optimalisasi penerimaan negara
Substansi yang memberatkan meliputi usulan penyesuaian tarif royalti beberapa komoditas:
Timah: Tarif saat ini 3%-10% untuk HMA di bawah USD20.000/ton hingga di atas USD40.000/ton.
Related News
Ini Top Losers Sepekan, SAFE hingga MNC Group, Cek!
Dampak 87 Saham Bebas Pemantauan Khusus Bagi Bursa & Investor
10 Saham Top Gainers Sepekan, FORU hingga TRUK Masuk!
IHSG Merosot 3,09% Sepekan, Kapitalisasi Bursa Turun 3,20%, Kenapa?
Jelang Rp1 Berlaku, IHSG Pekan Depan Masih Volatil, Uji 6.300
IHSG Melemah 0,9 Persen di Akhir Pekan, 3 Big Banks Topang Transaksi





