Saham Naik ARA Bertubi-Tubi, Gembok Menyambangi Kali Kedua
:
0
Pengurus Multisarana kala membeber kinerja terkini perseroan. Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Multisarana Intan Eduka Tbk. (MSIE) mulai sesi I perdagangan Jumat (8/5/2026).
Merujuk pengumuman suspensi BEI diterangkan bahwa hal ini diambil untuk menjaga perdagangan efek yang teratur, wajar, dan efisien.
“Bursa memutuskan untuk melakukan penghentian sementara perdagangan efek,” ujar Manajemen BEI dalam pengumuman tertulisnya, Kamis (7/5/2026).
Suspensi Kedua Kalinya Saham MSIE, Berpotensi Digembok Lebih dari Sehari
Senada dengan itu, BEI menggembok emiten pengelola sekolah itu yang mana telah masuk suspensi kedua usai sebelumnya digembok pada Selasa (5/5/2026).
Berdasarkan data EmitenNews.com, saham MSIE sejak 15 April 2026 hingga diumumkannya suspensi kedua oleh BEI pada 7 Mei 2026, tercatat dalam 15 hari perdagangannya, telah mencetak histori 14 kali di antaranya ditutup di harga Auto Reject Atas (ARA) berturut-turut. Harga saham MSIE bergerak menanjak dari Rp46 hingga menjadi selevel Rp148 atau setara kenaikan 221,7 persen atau hampir 3,2 kali lipat dari harga awal.
Pada perdagangan Kamis (7/5/2026), saham MSIE ditutup mentok naik di harga atas 9,63 persen di Rp148 per lembar. MSIE bergerak di sektor Konsumer Siklikal dan masuk kategori Syariah.
Suspensi kedua kalinya MSIE dapat berlangsung lebih lama hingga sepekan lamanya dan tidak menutup kemungkinan saham tersebut masuk ke papan pemantauan khusus Full Call Auction (FCA) usai sahamnya dibuka dari suspensi.
BEI menilai harga saham emiten ini mengalami peningkatan kumulatif yang signifikan. Suspensi bertujuan memberi waktu bagi pelaku pasar mempertimbangkan keputusan investasi secara matang. BEI mengimbau kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan. (*)
Related News
Pelan tapi Pasti, Emiten Jagoan Prajogo Penuhi Free Float 15 Persen
Kena Tompel UMA, Saham ESIP ARB 15 Persen ke Harga Bawah
Saham Terbang Ribuan Persen Anjlok Usai Buka Suspensi
BNI Suntik Modal BOAT, Perkuat Layanan MigasĀ
Akselerasi Solusi Energi, DSSA Sodorkan Solar Innovation Hub
CYBR Beber Jadwal Stock Split 1:2, Telisik Lengkapnya





