Saham Terus Melonjak, Kini Berakhir Digembok BEI
:
0
Ilustrasi tren naik suatu indeks harga saham.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan suspensi pertama perdagangan saham PT Formosa Ingredient Factory Tbk. (BOBA) di pasar reguler dan pasar tunai mulai sesi I pada Rabu (29/4/2026).
Penghentian sementara perdagangan atau suspensi tersebut dilakukan setelah bursa mencermati adanya pergerakan harga saham yang dinilai tidak wajar dalam beberapa waktu terakhir.
Berdasarkan pantauan EmitenNews.com, saham BOBA sebelum disuspensi perdagangannya sempat ditutup kembali melejit setinggi 22,9 persen setara 60 poin di Rp322.
Pada (21/4), (22/4), dan (27/4) lalu saham BOBA terpantau mencetak penutupan perdagangan hingga mentok batas Auto Reject Atas (ARA).
Dalam sepekan, sahamnya bergerak naik 13,38 persen, dalam sebulan terus melonjak hingga 97,55 persen, dan dalam setahun terakhir haranya telah naik setinggi 102,52 persen.
Suspensi pertama ini membuat BEI menggembok saham yang diperkirakan akan memakan waktu satu hari lamanya.
“Suspensi ini dilakukan dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor serta memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan keputusan investasinya,” ujar manajemen dalam keterangan resmi BEI.
Dengan diberlakukannya suspensi tersebut, investor untuk sementara tidak dapat melakukan transaksi atas saham MSIN hingga bursa kembali membuka perdagangan saham perseroan.
BEI juga mengimbau para pelaku pasar untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh emiten sebelum melakukan keputusan investasi.
Related News
Izin Dicabut, OJK Sita 41 Aset dalam Kasus Kredit Fiktif BPRS GP Medan
MSCI Beri Catatan Jelang Putusan 24 Juni, Bos Baru BEI Janji Benahi
Belum Sempurna di Mata MSCI, OJK Akan Dandani Lagi Pasar Modal RI
Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Umumkan Komisaris Baru
DPR-OJK Desak Direksi Baru BEI Perkuat Tata Kelola Bursa 2026-2030
Tok! Jeffrey Hendrik Jabat Dirut BEI, Ini Profilnya





