Selasa Lelang 9 Seri SUN, Pemerintah Targetkan Kantongi Rp23 Triliun
:
0
Dari sembilan seri SUN yang dilelang, Selasa (21/10) besok Kementerian Keuangan menetapkan target indikatif sebesar RP23 triliun, dengan target maksimal 150% dari target indikatif.
EmitenNews.com - Pemerintah Selasa 21 Oktober 2025 besok akan kembali menggelar lelang Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang Rupiah untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2025. Pelaksanaan lelang dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 168/PMK.08/2019 tentang Lelang Surat Utang Negara di Pasar Perdana Domestik (PMK No. 168/PMK.08/2019).
Lelang akan dibuka pukul 09.00 WIB dan ditutup dalam dua jam, yakni pukul 11.00 WIB. Sedangkan tanggal setelmennya pada Kamis 23 Oktober 2025.
Ada 9 seri SUN yang akan dilelang pada kesempatan tersebut. Yakni seri SPN01251122 (New Issuance), SPN03260121 (New Issuance), SPN12261008 (Reopening), FR0109 (Reopening), FR0108 (Reopening), FR0106 (Reopening), FR0107 (Reopening), FR0102 (Reopening), dan seri FR0105 (Reopening).
Dari kesembilan seri SUN yang dilelang, Kementerian Keuangan menetapkan target indikatif sebesar RP23 triliun, dengan target maksimal 150% dari target indikatif.
Untuk seri SPN maksimal alokasi pembelian non kompetitif adalah sebesar 99% dari penawaran pembelian yang dimenangkan, dengan penetapan imbal hasil SUN bagi pemenang Lelang SUN dengan penawaran pembelian Non Kompetitif menggunakan imbal hasil rata-rata tertimbang dari hasil Lelang SUN dengan penawaran pembelian Kompetitif.
Sedangkan untuk enam seri sisanya maksimal sebesar 30% dari penawaran pembelian yang dimenangkan, dengan penetapan imbal hasil SUN bagi pemenang Lelang SUN dengan penawaran pembelian Non Kompetitif menggunakan imbal hasil rata-rata tertimbang dari hasil Lelang SUN dengan penawaran pembelian Kompetitif.(*)
Related News
IHSG Sesi Siang (4/5) Konsisten Naik 0,17 Persen ke 6.968
KISI Challenge: Step Higher Dimulai, Ajang Trading Paling Sultan
Pupuk Dunia Langka, Indonesia Justru Turunkan Harga 20 Persen
Siap-Siap! Indonesia Mau Pangkas Impor Bensin 8 Juta KL
Jadestone Jajaki Akuisisi Aset Migas Produktif di Indonesia
IHSG Dibuka Ngebut 1,07 Persen ke 7.031, Berpeluang Rebound





