Sentosa Serok Saham Emiten Suami Puan Maharani (RAJA), Ini Tujuannya

Gambar emiten RAJA
EmitenNews.com - PT Sentosa Bersama Mitra, sebagai pemegang saham pengendali PT Rukun Raharja Tbk. (RAJA), terus memperkuat posisinya dalam perusahaan melalui penambahan kepemilikan saham. Langkah ini dilakukan pada periode 29 hingga 31 Juli 2024.
Sentosa Bersama Mitra membeli sebanyak 31.300.000 lembar saham RAJA dengan harga pembelian yang bervariasi antara Rp1.145 hingga Rp1.200 per saham.
Yuni Pattinasarani, Corporate Secretary RAJA, dalam keterangan tertulis yang dirilis pada Jumat (9/8), tujuan dari pembelian saham ini adalah untuk investasi jangka panjang, dengan kepemilikan saham secara langsung.
Langkah ini mencerminkan komitmen Sentosa Bersama Mitra dalam mendukung pertumbuhan dan pengembangan Rukun Raharja, serta meningkatkan nilai perusahaan bagi para pemegang saham.
"Pembelian saham ini bukan hanya langkah investasi, tetapi juga merupakan bagian dari strategi kami untuk memperkuat posisi kepemilikan di Rukun Raharja dan memastikan bahwa perusahaan berada di jalur yang tepat untuk mencapai target-target bisnisnya," ujar Yuni.
Dengan transaksi ini, kepemilikan saham PT Sentosa Bersama Mitra di Rukun Raharja mengalami peningkatan yang signifikan. Dari sebelumnya sebanyak 1.434.937.404 lembar saham, kini kepemilikan mereka bertambah menjadi 1.466.237.404 lembar saham.
Sebagai informasi, PT Rukun Raharja Tbk. adalah perusahaan yang bergerak di bidang energi, terutama dalam distribusi gas alam dan infrastruktur energi lainnya.
Dengan semakin bertambahnya kepemilikan saham oleh Sentosa Bersama Mitra, diharapkan perusahaan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan sektor energi di Indonesia.
Related News

Defisit Susut, Laba DGIK 2024 Melesat 92 Persen

Jera Tekor, Laba MTMH 2024 Melejit 140 Persen

Kinerja 2024 Kinclong, HUMI Tambah 10 Kapal Anyar

Rugi Bengkak, CSMI 2024 Defisit Rp67,6 MiliarĀ

Laba dan Pendapatan Meroket, Ini Detail Kinerja KIJA 2024

Laba Melambung 138 Persen, GSMF 2024 Defisit Rp972 Miliar