Siap Lelang SUN Lagi, Pemerintah Berharap Tangguk Utang Rp30 Triliun

EmitenNews.com - Pemerintah akan kembali melakukan lelang Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang Rupiah untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2023. Lelang akan digelar Selasa 28 Maret 2023 mendatang dengan menawarkan tujuh seri SUN.
Pelaksanaan lelang dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 168/PMK.08/2019 tentang Lelang Surat Utang Negara di Pasar Perdana Domestik (PMK No. 168/PMK.08/2019) dan/atau Peraturan Menteri Keuangan Nomor 38/PMK.02/2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Keuangan Negara untuk Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan/atau Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian Nasional dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan (PMK No. 38/PMK.02/2020).
Adapun ketujuh seri SUN yang akan dilelang empat hari mendatang masing-masing seri SPN03230628 (New Issuance), seri SPN12240328 (New Issuance), seri FR0095 (Reopening), FR0096 (Reopening), FR0098 (Reopening), FR0097(Reopening), dan seri FR0089 (Reopening).
Untuk seri SPN03230628 yang akan jatuh tempo 29 Juni 2023 dan seri SPN12240328 (jatuh tempo 28 Mret 2024) diberikan tingkat kupon diskonto. Sedangkan untuk seri FR0095 (jatuh tempo 15 Agustus 2028) tingkat kuponnnya 6,375%, seri FR0096 (15 Februari 2033) 7,0%, seri FR0098 (15 Juni 2038) 7,125%, seri FR0097 (15 Juni 2043) 7,125%, dan seri FR0089 tingkat kuponnya 6,875%.
Seperti diumumkan Direktorat SUN, Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kemenkeu, lelang akan dibuka Selasa, 28 Maret 2023, pukul 09.00 WIB dan ditutup pukul 11.00 WIB. Sedangkan tanggal setelmennya Kamis, 30 Maret 2023.
Dari lelang tujuh seri SUN tersebut pemerintah dalam hal ini Kemenkeu menetapkan target indikatif sebesar Rp20 triliun, sedangkan taget maksimal Rp30 triliun.(*)
Related News

Skema Pembiayaan Rumah untuk Pedagang Kecil Masih Memberatkan

OP Pangan Murah Salurkan 2.853 Ton Komoditas Selama Ramadan

Maanfaatkan Pasar Mamin, ITPC Meksiko Fasilitasi Business Matching

Malaysia Cabut Bea Masuk Anti Dumping Serat Selulosa Asal Indonesia

PLN Pertahankan Status Siaga Kelistrikan Hingga 11 April

Kemenperin Rilis Peta Jalan Hilirisasi untuk Pacu Swasembada Aspal