EmitenNews.com - Sarjito menunjukkan kesiapannya menerima tugas, dan tanggung jawab sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) Otoritas Jasa  Keuangan (OJK). Sarjito menyiapkan delapan kebijakan strategis untuk membangun Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Indonesia.

Setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) pada Senin, 24 Agustus 2026, Komisi XI DPR RI menyetujui M. Sarjito sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk periode 2026–2031. 

Dalam keterangannya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/8/2026), Sarjito mengemukakan, strategi tersebut diarahkan untuk menjawab tantangan kedaulatan harga, integritas perdagangan, serta kedalaman dan integrasi pasar mineral nasional.

Dalam penilaiannya, BMKS tidak harus langsung menjadi bursa besar, tetapi yang terpenting harus mampu membangun kepercayaan sejak transaksi pertama.

"BMKS tentu tidak harus menjadi besar di hari pertama, tetapi harus dipercaya sejak transaksi pertama. Ini amanat yang sangat berat, mengingat waktunya juga sudah sangat sempit, tinggal beberapa bulan" kata Sarjito.

Pilar yang Diusung adalah Infrastruktur Terpercaya

Strategi pertama, pilar yang diusung adalah infrastruktur terpercaya. Infrastruktur tersebut mencakup pergudangan, lembaga survei atau penilai, bursa, serta lembaga kliring yang aman, andal, dan terintegrasi.

Kedua, trusted market, yakni pasar yang transparan, adil, teratur, dan likuid. Ketiga, trusted product yang memastikan produk yang diperdagangkan terstruktur, terstandar, transparan, serta memberi manfaat bagi kepentingan nasional.

Kemudian, Trusted data menjadi pilar keempat. Data mineral dan komoditas yang saat ini tersebar di berbagai institusi perlu terintegrasi dan dapat dipertukarkan sehingga menjadi dasar pengambilan kebijakan dan pembentukan harga.

Kelima, trusted regulator dengan dukungan regulator dan lembaga terkait yang memahami perdagangan bursa mineral dan komoditas strategis. Keenam, trusted ecosystem yang menghubungkan OJK, kementerian, pelaku industri, dan pemangku kepentingan lainnya.