EmitenNews.com -Mantan birokrat sekaligus pengusaha nasional, Sandiaga Salahuddin Uno, memberi sinyal kuat akan segera merampungkan proses investasinya di emiten jasa pengujian, inspeksi, dan sertifikasi (TIC), PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU). Langkah ini menandai kembalinya Sandiaga ke dunia investasi setelah fokus berada di pemerintahan selama 10 tahun terakhir.

Sandiaga mengungkapkan bahwa proses penjajakan dan due diligence (uji tuntas) antara dirinya dan pihak MUTU telah rampung dilaksanakan. Saat ini, kesepakatan tersebut tinggal menyisakan beberapa tahapan dokumentasi yang bersifat administratif.  

"Kalau timeline-nya, dibilang imminent (sudah sangat dekat). Bolanya ini sudah mendekati garis goal (gawang), jadi sudah tinggal tunggu beberapa dokumentasi yang bersifat administratif," ujar Sandiaga optimistis.

Bukan tanpa alasan Sandiaga melirik MUTU. Menurutnya, MUTU memiliki posisi yang sangat strategis karena telah berkembang dari sekadar perusahaan sertifikasi menjadi mitra keberlanjutan yang penuh dalam spektrum ESG (Environmental, Social, and Governance) dan green economy.  

Ia juga menegaskan bahwa keputusannya berinvestasi di tengah kondisi pasar saham yang penuh tantangan didasarkan pada prospek jangka panjang

"Saya berinvestasi untuk menengah jangka panjang, jadi saya tidak pernah menggunakan data-data jangka pendek untuk keputusan investasi jangka panjang," kata Sandiaga. Ia meyakini bahwa investasi di sektor ekonomi hijau merupakan sebuah kebutuhan masa depan, terutama bagi generasi muda (Gen Z).

Terkait mekanisme masuknya investasi—apakah melalui dana pribadi, Saratoga, atau entitas bisnis miliknya yang lain—Sandiaga menyatakan hal tersebut masih dalam tahap finalisasi. Jumlah porsi saham yang akan diambil pun masih dirahasiakan demi menghormati aturan keterbukan informasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Rencana bergabungnya Sandiaga Uno disambut baik oleh manajemen MUTU. Direktur MUTU, Arifin, menyatakan harapannya agar kolaborasi strategis ini dapat memperluas dampak ekonomi hijau hingga ke lapisan masyarakat bawah. Manajemen juga ingin mengadaptasi konsep pemberdayaan masyarakat skala kecil, mirip dengan program OKOC yang selama ini melekat pada sosok Sandiaga.

"Kami terima kasih kalau Pak Sandi insya Allah kalau misalnya berjodoh akan bergabung bersama-sama kami untuk bersama-sama membangun platform green Indonesia," tutur Arifin.

Masuknya Sandiaga Uno diduga kuat akan berkaitan dengan rencana aksi korporasi penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau Private Placement yang sedang digodok oleh MUTU.