EmitenNews.com - Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (22/7), dua pejabat tinggi PT DFI Retail Nusantara Tbk (kode emiten: HERO), entitas induk yang mengoperasikan jaringan Guardian dan IKEA di Indonesia diinformasikan resmi mengajukan pengunduran diri dari jajaran pimpinan perseroan.

Laporan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh manajemen menunjukkan bahwa perseroan telah menerima surat pengunduran diri dari Wee Lee Loh selaku anggota Dewan Komisaris dan Paulus Raharja selaku anggota Direksi Perseroan.

Mengenai dampak pengunduran diri tersebut, manajemen perseroan menegaskan, "Kejadian ini tidak memiliki dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha emiten."

Dalam laporan resminya, perseroan menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi serta kontribusi yang telah diberikan oleh kedua eksekutif tersebut selama masa bakti mereka.

Pengunduran diri dua eksekutif ini terjadi di tengah fokus PT DFI Retail Nusantara Tbk (HERO), nama baru PT Hero Supermarket Tbk sejak Desember 2024, yang kini beroperasi sebagai pemain ritel spesialis melalui dua lini utamanya, Guardian dan IKEA.

Sebagai informasi tambahan, langkah re-branding ini merupakan kelanjutan dari transformasi besar perseroan yang telah sepenuhnya melepas bisnis grosir dan supermarket, termasuk penutupan Giant pada 2021 serta pengalihan divisi Hero Supermarket pada April 2024, demi memusatkan pertumbuhan pada ekspansi jaringan Guardian yang kini memiliki lebih dari 340 gerai bersertifikat halal serta pemulihan profitabilitas IKEA berbasis omnichannel.

Sesuai dengan ketentuan pasar modal yang berlaku, penetapan dan persetujuan atas permohonan pengunduran diri Wee Lee Loh serta Paulus Raharja akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) perseroan yang dijadwalkan pada 13 Agustus 2026.